Fakta Lapas Tangerang Kebakaran Menewaskan 41 Napi

  • Bagikan
Lapas Tangerang Kebakaran
Lapas Tangerang Kebakaran

HARIAN.ID – Fakta Lapas Tangerang Kebakaran Menewaskan 41 Napi Lembaga Pemasyarakatan Tangerang atau Lapas kelas 1 Tangerang yang ada di kota Tangerang Banten dikabarkan pada hari ini mengalami kebakaran yang sangat dahsyat ya itu terjadi pada hari Rabu 8 September dini hari tadi. Sampai petang ini untuk jumlah korban yang dikabarkan meninggal dunia sampai 41 orang termasuk salah satunya 2 warga negara asing yang berasal dari Afrika Selatan dan Portugal.

Lapas Tangerang kebakaran menjadi headline di beberapa media online dan media cetak dikarenakan dari kejadian lembaga Pemasyarakatan kelas 1 Tangerang bukan hanya saja menewaskan sebanyak 41 narapidana akan tetapi diketahui ada beberapa napi yang kabur. Atas adanya insiden tersebut, pemerintah Jokowi langsung memberikan rasa duka cita bagi seluruh korban yang meninggal dan Hal ini diungkapkan melalui Menteri Hukum dan HAM dan Presiden Jokowi.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan apabila sejak berdiri 42 tahun yang lalu, lembaga Pemasyarakatan kelas 1 Tangerang memang Kondisinya masih tetap sama dan tidak pernah memperoleh perbaikan instalasi listrik dimana hal ini menjadi jawaban dari pengungkapan pihak kepolisian terkait penyebab kebakaran yang terjadi di Lapas Tangerang gimana menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, dugaan sementara ia mengakibatkan kebakaran yaitu arus pendek listrik walaupun sampai saat ini masih terus ditelusuri.

Fakta Lapas Tangerang kebakaran

Berikut ini adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber di internet tentang insiden lapas 1 Tangerang yang mengalami kebakaran hebat yang menewaskan mencapai 41 orang diantaranya adalah salah seorang warga Portugal.

Lapas Tangerang
Lapas Tangerang

Diduga akibat listrik

Untuk dugaan sementara seperti diungkapkan oleh pihak Kapolda Metro Jaya jika penyebab kebakaran di Lapas Tangerang yaitu dikarenakan adanya arus pendek listrik sehingga mengakibatkan beberapa blok yang ada di Lapas langsung terbakar hebat dan menewaskan narapidana.

Walaupun untuk sementara ini dugaan dikarenakan arus listrik, akan tetapi pemerintah akan terus melakukan penyelidikan terkait kasus yang sangat dahsyat ini.

Instalasi listrik 42 tahun tidak diganti

Dari pengakuan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan apabila Lapas kelas 1 Tangerang yang dibangun tahun 1972 dan ternyata untuk masalah instalasi listrik selama 42 tahun tidak pernah ada perbaikan dan bisa saja dugaan dari pihak kepolisian terkait penyebab kebakaran akibat arus listrik, bisa terjadi.

Kelebihan kapasitas

Menteri Yasonna Laoly mengatakan kepada awak media apabila Lapas Tangerang yang ada di Provinsi Banten tersebut memang kondisinya sudah melebihi kapasitas mencapai 400% dikarenakan untuk jumlah penghuni lapas 1 Tangerang mencapai 2072 orang.

Kronologi lapas Tangerang kebakaran

Dari pengakuan pihak Kepolisian dan juga menteri Yasonna Laoly dari data yang masuk untuk kronologi kebakaran di Lapas Tangerang yaitu untuk mulai terjadinya kebakaran diperkirakan pada jam 01.45 WIB dan pertama kali yang terbakar di blok C2. Selanjutnya dikabarkan di blok ini terdiri dari beberapa kamar yang memang dikunci.

Selanjutnya petugas pengawas melihat adanya api dan langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran dan hanya 13 menit selanjutnya pemadam kebakaran sudah datang dan 1,5 jam api bisa dipadamkan.

Namun Sangat disayangkan dikarenakan kondisi ruangan yang terkunci korban meninggal dunia untuk saat ini diperkirakan baru 41 orang diantaranya 2 warga asing salah satunya yang berasal dari Portugal.

41 warga tersebut dikabarkan meninggal di tempat dan juga untuk 1 orang dalam perjalanan menuju ke rumah sakit dan sebanyak 75 orang selamat langsung dievakuasi.

Selanjutnya beberapa kamar sudah tidak memungkinkan lagi untuk kembali dibuka bagi narapidana dikarenakan kondisinya sudah sangat hancur akibat kebakaran yang terjadi.

Jenazah sulit dikenali

Dari penjelasan pihak inafis Mabes Polri mengatakan jika untuk Jenazah korban kebakaran di Lapas Tangerang sudah sangat sulit untuk dikenali dan hal ini ditegaskan oleh menteri Yasonna Laoly kepada awak media.

Kapolda metro Jaya mengatakan hal yang serupa apabila seluruh jenazah narapidana korban kebakaran sudah sangat sulit untuk dikenali akan tetapi dipastikan dari seluruh korban ada dua warga negara asing yaitu warga dari Afrika Selatan dan Portugal.

Presiden Jokowi Turut berduka

Melalui juru bicara Presiden Jokowi yaitu Fajrul Rahman dirinya langsung mengungkapkan duka cita atas peristiwa terjadinya kebakaran di lembaga pemasyarakatan klas 1 Tangerang yang ada di kota Tangerang provinsi Banten. Presiden mengharapkan kepada seluruh pihak supaya Untuk masalah ini bisa secepatnya diatasi dengan melihat kerugian dan lainnya.

Bagi keluarga korban yang meninggal semoga diberikan kekuatan dan untuk seluruh korban yang meninggal bisa diterima disisi-nya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *