Fakta Polantas Dituding Dorong Pengendara Motor Sampai Jatuh

  • Bagikan
Polantas Diduga Mendorong Pengendara
Polantas Diduga Mendorong Pengendara

HARIAN.ID – Fakta Polantas Dituding Dorong Pengendara Motor Sampai Jatuh Salah satu kabar yang saat ini menjadi perbincangan netizen yaitu salah satu video yang mendadak viral di media sosial yang memperlihatkan seorang polisi lalu lintas atau Polantas dituding dorong pengendara motor sampai terjatuh dan hal ini, membuat kontroversi di kalangan netizen. Dikarenakan supaya tidak simpang siur terkait pemberitaan tersebut, kabid humas Polda Jawa Tengah kombes M Iqbal Alqudusy belum lama ini langsung memberikan penjelasan kepada awak media.

Menurut Kabid humas Polda Jawa Tengah, kombes M Iqbal Alqudusy apabila video viral Polantas Dituding Dorong Pengendara Motor Sampai Jatuh yang mengatakan Jika seorang polisi lalu lintas menghentikan pengendara sepeda motor dengan cara didorong dan langsung menjadi kontroversi di tengah-tengah netizen, ternyata menurut kepala Bidang humas Polda Jawa Tengah jika video tersebut bukankah apa yang disangkakan dan dikenakan Polantas tidak ada niat untuk mendorong sang pengendara.

Dari penjelasan Kabid humas Polda Jawa Tengah, pastinya sedikit tercerahkan di tengah pro dan kontra video viral tersebut dan mungkin bagi kalian yang ingin mengetahui asal muasal video ini dan juga fakta yang ada, ada maka bisa membaca artikel kami berikut ini.

Fakta Polantas Dituding Dorong Pengendara

Berikut adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber di internet tentang video viral seorang Polantas seperti menghentikan pengendara sepeda motor dengan cara didorong dan ternyata tidak seperti yang diungkapkan oleh sebagian netizen karena terdapat fakta di lapangan seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang humas Polda Jawa Tengah.

Tidak didorong

Faktor pertama yang harus anda ketahui dari hasil investigasi yang dilakukan oleh Polda Jawa Tengah, jika ternyata Polantas tersebut sama sekali tidak mendorong dan tidak ada niat mendorong pengendara dan hal ini murni di luar kesengajaan.

Motor tidak seimbang

Selanjutnya menurut Kombes M Iqbal Alqudusy, apabila kejadian ini terjadi sebenarnya kondisi motor tidak seimbang dan pada akhirnya pengendara dan yang dibonceng Harus terjatuh. Malahan pihak Polda Jawa Tengah mempunyai bukti digital terkait masalah ini di mana sang polisi lalu lintas tidak mendorong akan tetapi memegang tangan pengendara motor dikarenakan ingin menyelamatkan.

Asal mula video viral polantas diduga mendorong pengendara

Seperti diungkapkan oleh kompres Iqbal, apabila video ini terjadi di Jalan Pemuda kota Semarang pada hari Senin 13 September jam 16 30 WIB.

Selanjutnya kejadian tersebut bermula ketika petugas melihat sepeda motor yang dikendarai oleh pengendara tidak dipasangi plat nomor dan bukan hanya itu saja sepeda motor yang dipakai tidak dilengkapi spion dan juga knalpot standar.

Selanjutnya si pengendara dihampiri oleh Polantas dimana pengendara ini berusaha melarikan diri dan secara refleks bertugas memegang pengendara supaya menghentikan laju motornya.

Polantas menolong pengendara

Fakta selanjutnya yang harus kalian ketahui apabila setelah pengendara jatuh ternyata Polantas yang saat itu melakukan tugas bernama Bripka Amir langsung memberikan pertolongan kepada pengendara motor dan yang dibonceng dan saat ini permasalahan sudah dikoordinasikan dan ditangani Sipropam Polrestabes Semarang.

Kasus selesai secara kekeluargaan

Menurut Iqbal apabila kasus ini telah diselesaikan secara kekeluargaan di mana Bripka Amir dan Faizal Nugroho yang mengendarai sepeda motor sudah saling memaafkan sehingga sebetulnya masalah ini sudah kelir dan selesai.

Himbauan polda Jawa Tengah

Dikarenakan video Ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan netizen polda Jawa Tengah langsung memberikan himbauan kepada masyarakat supaya tidak memanfaatkan kejadian tersebut sehingga bisa memperkeruh suasana dan selanjutnya ia meminta agar polemik tersebut secepatnya diakhiri dikarenakan telah selesai secara kekeluargaan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *