Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan di SMAN 7 Bogor

  • Bagikan
Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Di SMAN 7 Bogor
Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan Di SMAN 7 Bogor

HARIAN.ID – Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan di SMAN 7 Bogor Salah satu kasus yang menyita perhatian warganet dan masyarakat yang ada di kota Bogor yaitu kasus pembunuhan pelajar SMAN 7 Bogor di mana pihak Kepolisian berhasil menangkap diduga pelaku pembunuhan kepada pelajar dan untuk pelakunya sendiri diketahui berinisial RA berusia 18 tahun dan pelaku lain berinisial ML berusia 17 tahun. Pelaku pembunuhan yang masih remaja ini langsung menggegerkan Warga Bogor apalagi kasus ini menjadi kasus yang paling mengerikan di penghujung akhir 2021.

Polisi menangkap pelaku pembunuhan di SMAN 7 Bogor dimana dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 2 orang diduga pelaku berinisial Ra dan ML. Kedua pelaku diduga menjadi otak sekaligus pelaku pembunuhan pada ada kasus pembunuhan pelajar SMAN 7 Bogor yang yang langsung menjadi trending dan menjadi perbincangan masyarakat sekitar.

Polisi Menangkap Pelaku Pembunuhan di SMAN 7 Bogor

Penangkapan kedua pelaku yaitu pada hari Rabu 6 oktober pada malam hari dan Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Bogor kota kombes Susatyo Purnomo Yogo kepada awak media. Dirinya mengatakan apabila kedua tersangka diduga menjadi orang yang menusuk korban berinisial RM dan selanjutnya untuk motif pembunuhan sementara ini dikarenakan konflik dan dendam antar kelompok remaja.

Menurut Kombes susatyo, jika pelaku merasa dendam dikarenakan pernah mengalami kekerasan fisik oleh kelompok korban sehingga mereka pun merencanakan untuk melakukan kejahatan tersebut dan yang menjadi korban pria berinisial RM yang masih duduk di bangku SMAN 7 Bogor.

“Jadi pelaku merasa dendam dikarenakan mereka mengaku mengalami kekerasan fisik oleh kelompok korban sehingga terjadilah pembunuhan tersebut,” Kata Susatyo Purnomo Yogo

Menurut pihak Kepolisian dari pengakuan pelaku, apabila mereka menyebutkan celurit ke arah dada korban sampai bersimbah darah dan selanjutnya meninggal dunia ditempat dan insiden ini terjadi persis di depan pintu gerbang masuk ke SMAN 7 Bogor dan selanjutnya dari pihak keluarga pertama kali mengetahui jika korban sudah dibacok orang yang tidak dikenal sampai meninggal dari pihak keluarga teman korban.

Teman korban yang datang ke rumah pelapor memberikan informasi apabila korban terkena musibah dan selanjutnya teman korban menyarankan supaya pelapor melihat langsung kondisi korban ke tempat kejadian perkara dan selanjutnya keluarga korban yang sampai di TKP lalu melihat apabila anaknya dalam kondisi sudah meninggal dunia dan akan dibawa ke ambulans untuk dibawa ke RSUD Ciawi Bogor.

Korban langsung meninggal di tempat dengan memperoleh kekerasan yaitu mengalami luka bacok di bagian kepala dan juga di area punggung bagian belakang dengan kondisi yang sangat mengenaskan bersimbah darah.

Selanjutnya kasus pembunuhan pelajar di SMAN 7 Bogor langsung dilaporkan oleh ibu korban kepada pihak Kepolisian dan secara Sigap pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan ternyata dari hasil penyelidikan tersebut, diketahui jika para tersangka kasus pembunuhan pelajar SMAN 7 Bogor sedang berada di rumah RM yang ada di daerah Tanah Baru.

Setelah polisi melakukan penggeledahan kepada 2 pelaku, ternyata pihak kepolisian menemukan barang bukti diantaranya satu cerulit yang dibawa di tas milik tersangka Ra dan selanjutnya pihak kepolisian melalui penyidik melakukan pengembangan dan mereka pun memperoleh peran tersangka lain yang selanjutnya ditangkap di daerah Bogor Utara.

Atas kasus perbuatan pembunuhan kepada seorang pelajar dari SMAN 7 Bogor tersebut, kedua tersangka dijerat dengan pasal 76 C junto pasal 80 ayat 1, 3, undang-undang rI no 35 tahun 2014 terkait perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 terkait perlindungan anak.

Seperti diketahui Apabila kasus pembunuhan yang menghebohkan masyarakat yang ada di Bogor terjadi di SMAN 7 Bogor di mana kasus pembunuhan ini dikarenakan motif dendam dari 2 pelaku kepada korban. Untuk pelakunya sendiri sudah diamankan dan dipastikan akan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di tanah air.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *