4 Partai Tidak Setuju Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024

  • Bagikan
Partai Tidak Setuju Anies Baswedan Maju Di Pilpres 2024
Partai Tidak Setuju Anies Baswedan Maju Di Pilpres 2024

HARIAN.ID – 4 Partai Tidak Setuju Anies Baswedan Maju di Pilpres 2024 Seperti diketahui apabila Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat ini telah memimpin jakarta sudah memasuki 4 tahun masa jabatan. Dimana beliau diangkat sebagai gubernur DKI Jakarta setelah mengalahkan gubernur sebelumnya yaitu Basuki Tjahaya Purnama melalui dua putaran menimbulkan pro dan kontra terkait masalah kinerja yang sudah dilakukan oleh Gubernur yang diusung partai PKS tersebut salah satunya dari PDIP Perjuangan dan Partai PSI.

PDI Perjuangan dalam beberapa kesempatan melalui beberapa anggota DPR dari Fraksi tersebut dipastikan tidak setuju Anies Baswedan maju di Pilpres 2024 dan kemungkinan partai ini tidak akan mendukung sang gubernur. Walaupun begitu, ada beberapa partai yang memang kemungkinan besar akan mendukung sosok Anies Baswedan seperti pada Artikel kami sebelumnya sebut saja partai PKS dan Partai Demokrat yang memuji elektabilitas Anies Baswedan sangat bagus sehingga disukai oleh masyarakat di Indonesia terutama warga DKI Jakarta.

Akan tetapi berbeda dengan beberapa partai yang menganggap jika sosok Anies Baswedan tidak layak maju kembali baik menjadi gubernur ataupun menjadi calon presiden pada Pilpres 2024 seperti yang diungkapkan oleh partai PDIP Perjuangan.

Partai Tidak Setuju Anies Baswedan

Berikut ini adalah beberapa partai yang dikabarkan seperti dikutip dari laman Kompas tidak setuju kepada sosok Anis untuk maju pada perhelatan Pilpres 2024 dimana salah satu alasannya kegagalan Anies dalam memimpin DKI Jakarta.

Partai PDIP Perjuangan

Partai pertama yang secara tegas tidak mendukung sosok Anies Baswedan dan menganggap jika mantan menteri pendidikan tersebut tidak layak mencalonkan pada pilpres yang akan datang dan tidak layak untuk kembali berkompetisi di Kancah dunia perpolitikan baik pilkada dan Pilpres.

Hal tersebut diungkapkan oleh Gembong Warsono selaku Ketua Fraksi PDIP Perjuangan DPRD DKI yang mengatakan jika sosok Anies Baswedan apabila nantinya sudah selesai masa bakti menjadi gubernur DKI maka sebaiknya pensiun dikarenakan dirinya tidak mampu menyelesaikan permasalahan masyarakat yang ada di Jakarta selama 4 tahun ini.

“Saya menyarankan kepada pak Anis untuk melompat saja atau keluar dari politik. Kami menganggap beliau gagal menyelesaikan masalah yang ada di DKI Jakarta,” gembong Warsono.

Menurut Gembong Warsono apabila sosok Anis hanya bisa mampu diterima kembali untuk berkompetisi jika memang bisa merealisasikan janji politiknya akan tetapi menurutnya, anies Baswedan dalam sisa waktu kepemimpinan dirinya sebagai gubernur DKI Jakarta tidak bisa melakukan kan beberapa janji politik diantaranya program Rusun DP Rp 0 ya sampai saat ini belum tuntas.

Partai Golkar

Walaupun Partai Golkar tidak mengatakan Apakah atau tidak kepada Anies Baswedan namun partai ini meminta kepada gubernur DKI untuk menyelesaikan tugasnya di masa penutupan jabatan dan menyelesaikan janji politik.

Sekretaris fraksi Golkar yaitu judistira Hermawan menegaskan dirinya meminta kepada Anies Baswedan supaya memperlihatkan kinerja yang baik dengan merealisasikan janji politik yang sudah dijanjikan oleh Anies kepada masyarakat di DKI.

“Ya kami paling tidak meminta kepada Pak Anies di masa sisa jabatan yaitu sampai 2002 untuk memperlihatkan kinerja beliau. Ada yang sudah realisasi si dan menurut kami sudah baik dan ada juga yang belum terealisasi dengan baik,” ungkap judistira Hermawan.

Seperti diketahui apabila Golkar dikabarkan sudah menentukan pilihan politik mereka di mana Golkar kemungkinan besar akan mengusung ketua umum DPP Golkar Airlangga Hartarto untuk menjadi calon presiden pada Pilpres 2004 dan selanjutnya di dalam Golkar juga ada yang mengusung Ahmad Zaki Iskandar yang saat ini masih menjadi bupati Kabupaten Tangerang untuk memperebutkan kursi DKI 1.

Partai Nasdem

Begitu juga dengan Partai Nasdem melalui Wakil Ketua Fraksi Nasdem yaitu Nova Paloh dirinya meminta kepada Anies Baswedan supaya tetap fokus menuntaskan seluruh janji politiknya sebelum memikirkan kontestasi politik di tahun 2024 dikarenakan menurutnya, apabila sampai saat ini segudang masalah Jakarta masih belum bisa diselesaikan oleh Anies Baswedan.

Partai PSI

Selanjutnya partai yang kemungkinan besar tidak akan memberikan dukungan kepada Anies Baswedan yaitu partai PSI dimana seperti kita ketahui, partai yang berada di garis depan banyak memberikan kritikan kepada sosok Anies Baswedan adalah partai PSI.

Apalagi diketahui jika partai PSI mendukung salah satu calon terbaik mereka yaitu Nidji Giring untuk maju pada perhelatan pilpres 2024 yang akan datang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *