13 Tuntutan Pendemo di Istana Negara Hari Ini

  • Bagikan
Tuntutan Pendemo Di Istana Negara
Tuntutan Pendemo Di Istana Negara

HARIAN.ID – 13 Tuntutan Pendemo di Istana Negara Hari Ini Pada hari ini aliansi buruh dan mahasiswa dari berbagai kelompok mendatangi istana Negara untuk melakukan demo. Pada demo hari ini terdapat 13 tuntutan pendemo untuk presiden Jokowi dan wakilnya KH Ma’ruf amin dari hasil evaluasi 2 tahun kepemimpinan mereka di Indonesia. Tuntutan yang paling utama yang diserukan oleh buruh dan mahasiswa yaitu masalah  Omnibus law dan beberapa aturan lainnya yang yang memberatkan bagi mereka.

Terdapat 13 tuntutan pendemo di istana negara pada hari ini atas kinerja 2 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi dan wakil presiden Ma’ruf amin dimana pada aksi demo terdapat ribuan massa yang sudah berkumpul di depan Lapangan irti Monas yang ada di Jakarta Pusat. Diketahui para pendemo berkumpul semenjak jam 11.00 WIB pada hari Kamis 28 Oktober dan selanjutnya dikabarkan mereka Langsung berjalan beriringan atau Long March menuju Kantor kedutaan besar Amerika.

Selanjutnya aksi massa pendemo menggelar aksi di depan gedung balaikota yang ada di Jalan Merdeka Selatan dan selanjutnya mereka melanjutkan perjalanan dan berkumpul di bundaran patung kuda, jalan Merdeka Barat yang tidak jauh dari Istana Negara yaitu kantor Presiden jokowi.

13 Tuntutan Pendemo di Istana Negara Hari Ini

Salah seorang buruh di atas mobil melalui pengeras suara yang dipastikan sebagai komando meminta kepada Presiden Joko Widodo agar secepatnya mencabut omnibus law dan aturan turunan dikarenakan aturan dalam undang-undang tersebut beserta turunannya sangat ditentang dikarenakan dianggap bisa merugikan buruh.

Selanjutnya menurut Nining elitos selaku ketua Kongres aliansi serikat buruh Indonesia memberikan pernyataan apabila terdapat 13 tuntutan Yang disuarakan oleh buruh dan mahasiswa pada aksi demo hari ini.

Selanjutnya menurut nining elitos, apabila aksi ini mendesak pemerintah untuk menghentikan penangkapan para aktivis yang terbukti hanya membela rakyat dan selanjutnya menuntut untuk mengesahkan RUU perlindungan pekerja rumah tangga dan mengusut tuntas kasus korupsi BPJS Ketenagakerjaan dan juga kasus korupsi Bansos covid 19.

Selanjutnya masa menuntut kepada Presiden Jokowi untuk mengembalikan 58 pegawai KPK yang dikeluarkan dengan skema jahat yaitu tidak lolos tes wawasan kebangsaan atau twk. Selanjutnya mendesak kepada pemerintah supaya bisa menghentikan rencana liberalisasi Agraria dan membentuk badan bang tanah dan selanjutnya mengembalikan semangat reformasi Agraria yang berdasarkan UUD 45 dan UU pokok Agraria 1960.

Selanjutnya aksi demo meminta kepada pemerintah untuk menghentikan kekerasan seksual dengan mengesahkan RUU penghapusan kekerasan seksual, meminta kepada pemerintah untuk menggratiskan biaya pendidikan selama pandemi dan menghentikan liberalisasi dan komersialisasi pendidikan.

Selanjutnya menurut Nining pihaknya meminta kepada pemerintah untuk mendengarkan apa yang dituntut apalagi pada aksi demo hari ini bergabung dengan gerakan buruh bersama rakyat yang mencapai 1000 orang.

Dalam aksi demo pada hari ini diketahui elemen buruh turut ikut aksi turun kejalan diantaranya adalah dari konfederasi persatuan buruh Indonesia, konsorsium pembaruan Agraria, sentral gerakan buruh nasional, konfederasi Serikat nasional, dan Serikat Pekerja media dan industri kreatif untuk demokrasi dan juga diikuti mahasiswa dari BEM Universitas Indonesia, masyarakat petani, pembela hak asasi lembaga bantuan hukum.

Dikabarkan untuk melakukan antisipasi dari aksi unjuk rasa tersebut pihak personel gabungan dari TNI Polri dan Satpol PP dikerahkan sebanyak 1.955 personil dan selanjutnya terdapat rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh pihak kepolisian salah satunya dengan menutup Jalan Merdeka Barat yang jadi akses menuju istana negara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.