Pemerintah Menghapus Cuti Bersama Natal 2021

  • Bagikan
Pemerintah Menghapus Cuti Bersama Natal 2021
Pemerintah Menghapus Cuti Bersama Natal 2021

HARIAN.ID – Pemerintah Menghapus Cuti Bersama Natal 2021 Belum lama ini menteri koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan muhadjir Effendy memastikan apabila pemerintah akan menghapus cuti bersama Natal 2021 dikarenakan beberapa hal yang memang demi kebaikan masyarakat Indonesia. Alasan penghapusan cuti bersama Natal kali ini tertuang dalam surat keputusan bersama SKB 3 menteri dengan nomor 712 tahun 2021 selanjutnya nomor 3 tahun 2021 dan nomor 1 tahun 2021 terkait hari libur nasional dan cuti bersama

Pemerintah menghapus cuti bersama Natal 2021 sudah ditetapkan oleh SKB 3 menteri dan alasan libur akhir tahun tersebut dihapus dikarenakan adanya ketakutan pemerintah yang bisa muncul gelombang ke-3 covid-19 yang pastinya bisa berdampak sangat buruk bagi kondisi di Indonesia. Selanjutnya terdapat larangan untuk mengambil cuti dengan memanfaatkan momentum hari libur nasional terutama bagi para aparatur sipil negara.

Pemerintah Menghapus Cuti Bersama Natal 2021

Surat edaran Menteri pan-rb nomor 13 tahun 2021 terkait pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah dan atau cuti untuk ASN selama hari libur nasional tahun ini dimana kebijakan tersebut yaitu semata-mata dilakukan untuk membatasi pergerakan orang yang lebih masif jelang libur akhir tahun.

Menurut menteri pan-rb apabila pemerintah sudah melakukan hal yang terbaik salah satunya dengan meniadakan atau menghapus cuti bersama Natal kali ini dan selanjutnya menekan sedikit kemungkinan dari liburan banyak orang di saat liburan akhir tahun dan tidak adanya libur cuti bersama. Selanjutnya pemerintah pun melarang untuk mengambil cuti bagi ASN.

Kebijakan hapus cuti bersama Natal 2021

Menurut muhadjir Effendy apabila kebijakan yang telah disepakati melalui SKB 3 menteri pastinya memerlukan sosialisasi lebih masif kepada masyarakat yang dilakukan pihak Kepolisian, dinas Perhubungan dan juga media massa. Selanjutnya perlu dilakukan supaya masyarakat lebih memaklumi keadaan yang ada dan tidak nekat untuk melanggar aturan.

Untuk siapapun yang terpaksa harus berpergian pada hari libur natal maka dilakukan pemeriksaan saraf perjalanan yang lebih ketat seperti ketika ingin menaiki model transportasi minimal harus menerima vaksin dosis pertama, selanjutnya untuk transportasi udara disyaratkan syarat surat negatif PCR dan untuk perjalanan darat memakai syarat negatif tes antigen.

Sehingga dengan adanya aturan ketat tersebut sangat diharapkan jumlah mereka yang akan melakukan perjalanan dapat dibatasi dan dikendalikan dan hal ini pastinya untuk kebaikan masyarakat di Indonesia.

Selanjutnya pemerintah bukan hanya diadakan cuti bersama Natal dan tahun baru 2021 akan tetapi pemerintah sebelumnya menggeser Libur tahun baru Islam yang awalnya Pada 10 Agustus 2021 menjadi tanggal 11 Agustus. Libur Maulid Nabi Muhammad SAW dari awalnya tanggal 19 Oktober menjadi tanggal 20 Oktober. Semua hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran covid-19.

  • Bagikan