Siti Nurbaya Bakar Dikritik Terkait Zero Deforestasi

  • Bagikan
Siti Nurbaya Bakar
Siti Nurbaya Bakar

HARIAN.ID – Siti Nurbaya Bakar Dikritik Terkait Zero Deforestasi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu Siti Nurbaya Bakar belum lama ini mendapatkan kecaman dari netizen dan juga sejumlah masyarakat dan petinggi akibat cuitan dirinya terkait Zero deforestasi ia cuit kan melalui akun Twitter @SitiNurbayaLHK. Malahan banyak dari kritikan yang menyatakan apabila menteri lhk terlihat sangat Pro dengan Zero deforestasi yang pastinya bisa merusak alam dan lain sebagainya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar sempat mencuit kan melalui akun Twitter miliknya dimana dalam cerita tersebut dirinya menegaskan apabila ia secara tegas menyebut pembangunan besar-besaran yang dilakukan kan pada pemerintahan presiden Jokowi tidak boleh dihentikan atas nama emisi karbon maupun deforestasi. Ia berpendapat apabila menghentikan Pembangunan Atas nama Zero deforestasi maka hal tersebut sama dengan melawan mandat UUD 45 untuk pembangunan.

Siti Nurbaya Bakar Dikritik Terkait Zero Deforestasi

Selanjutnya menurut Siti Nurbaya Bakar, siapapun yang menghentikan pembangunan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi sudah melawan uUD 45 terkait pembangunan dengan sasaran nasional untuk kesejahteraan masyarakat secara sosial dan ekonomi.

Akan tetapi sekedar diketahui apabila Zero deforestasi diketahui adalah kebijakan yang sudah disepakati pada ajang KTT COP26 yang berlangsung di Glasgow yang dihadiri jokowi sendiri akan tetapi berbanding terbalik dengan pernyataan menteri lkh yang ternyata menolak penggunaan terminologi deforestasi yang tak sesuai dengan kondisi di tanah air.

Melalui akun Twitter, menteri siti Nurbaya Bakar menuliskan apabila dirinya menolak penggunaan terminologi deforestasi yang tak sesuai dengan kondisi yang ada di tanah air dikarenakan menurutnya di Eropa sendiri sebatang pohon ditebang di belakang rumah maka masuk dalam kategori dan dinilai sebagai deforestasi dan menurutnya hal tersebut berbeda dengan kondisi di Indonesia.

Selanjutnya pada akun Twitter ia menegaskan apabila memaksa Indonesia untuk melakukan Zero deforestasi adalah hal yang tak tepat dan sangat tidak adil sebut saja di Kalimantan dan Sumatera banyak akses jalan terputus akibat harus melewati kawasan hutan dan menurutnya ada 34000 Desa berada di wilayah hutan dan sekitarnya.

Selanjutnya menurut menteri siti Nurbaya, apabila konsep Zero deforestasi artinya tidak boleh ada akses jalan yang mengakibatkan masyarakat yang ada di sekitar lokasi terisolasi terutama di area hutan dan tuntutan negara padahal harus tengah masyarakat tersebut.

Namun ternyata cuitan menteri lhk malah berujung banyak sekali kecaman dan kritikan pedas dari beberapa tokoh dan juga masyarakat, sebut saja politisi partai Gerindra Fadli Zon ia langsung mengomentari cuitan apabila hal tersebut kontradiktif dan kontraproduktif.

Selanjutnya dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yaitu berlian indriansyah Idris melalui unggahannya langsung banjir dan menyebut Siti Nurbaya Bakar sebagai menteri lhk yang sudah terbalik.

Selanjutnya menurut Berlian Idris ia membandingkan Bagaimana pernyataan Presiden Jokowi dengan cuitan Menteri lhk dimana sebelumnya Presiden Jokowi sudah menyepakati dan menyatakan akan mengakhiri deforestasi bersama 100 pemimpin dunia di tahun 2030 akan tetapi malah berbeda dengan apa yang diceritakan oleh menteri lhk.

Organisasi aktivis lingkungan walhi turut mengomentari pernyataan kontroversial yang dituliskan oleh menteri Siti Nurbaya Bakar di mana menurutnya apabila Menteri Lingkungan Hidup akan tetapi pekerjaan ya malah berbeda malah mendukung terhadap pembangunan skala besar yang pastinya sangat jelas berpotensi merusak lingkungan hidup yang bisa merusak generasi yang akan datang.

  • Bagikan