Cara Daftar Merek Dagang di Kemenkumham 2021

  • Bagikan
Cara Daftar Merek Dagang Di Kemenkumham 2021
Cara Daftar Merek Dagang Di Kemenkumham 2021

HARIAN.ID – Cara Daftar Merek Dagang di Kemenkumham 2021 Bagi anda semua yang saat ini sedang merintis bisnis dan selanjutnya mempunyai brand atau merek dagang maka alangkah baiknya merek yang anda miliki untuk mendapatkan legalitas dengan cara cara daftar merek dagang di Kemenkumham. Pasalnya, ketika merek dagang kalian secara resmi tercatat di di Kementerian Hukum dan HAM maka tidak akan ada orang yang Sembarangan Menggunakan merek dagang kalian sehingga kalian pun bisa aman dan nyaman malahan dapat meningkatkan perdagangan.

Bagi yang bertanya Bagaimana cara daftar merek dagang di Kemenkumham di tahun 2021, maka caranya sangat mudah anda tinggal mempunyai merek dagang dan juga melengkapi beberapa persyaratan dan selanjutnya mengetahui biaya yang harus anda keluarkan di saat mendaftarkan merek dagang tersebut.

Merek dagang atau brand adalah salah satu hal yang sangat penting bagi siapapun yang ingin merintis usaha dikarenakan dengan anda mempunyai merek dagang, tidak ada orang yang bisa memakai brand yang anda miliki sehingga dipastikan merek dagang paten.

Dengan adanya legalitas dari merek dagang yang kalian miliki Dan selanjutnya sudah didaftarkan di Kemenkumham, maka kalian pun sudah mempunyai identitas usaha yang resmi dan di bawah naungan pemerintah melalui Kemenkumham.

Merek dagang adalah identitas usaha yang menjadi pembeda antara barang yang anda produksi dengan orang lain. Sehingga sangat penting untuk mendaftarkan merek dagang yang anda miliki kepada pihak Kemenkumham dan hal ini pastinya bisa menguntungkan bagi kalian untuk mengembangkan bisnis.

Untuk memilih merek dagang pastinya tidak boleh sembarangan dan sesuaikan dengan aturan dari pemerintah di mana peraturan terkait merk sendiri sudah diatur melalui undang-undang indonesia yaitu pada nomor 20 tahun 2016 terkait merek dan indikasi geografis.

Pada aturan tersebut disebutkan untuk merek dagang harus memenuhi persyaratan yaitu tanda yang dapat ditampilkan secara grafis diantaranya gambar, logo, nama, kata, huruf, susunan warna dalam bentuk dua dimensi atau tiga dimensi, suara sampai hologram.

Cara Daftar Merek Dagang di Kemenkumham 2021 ar

Selanjutnya di bawah ini, adalah cara yang bisa kalian lakukan untuk mendaftarkan merek dagang di Kemenkumham di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Etiket atau label merek
  2. Tanda tangan pemohon
  3. Surat rekomendasi UKM binaan atau adanya surat keterangan UKM binaan dinas.
  4. Silakan pesan kode billing melalui link berikut ini:http://simpaki.dgip.go.id/
  5. Selanjutnya pilih merek dagang dan indikasi geografis di jenis pelayanan
  6. Setelah itu pilih permohonan pendaftaran merek yang diajukan oleh
  7. Selanjutnya pilih usaha mikro dan usaha kecil atau UMum
  8. Setelah itu pilih secara elektronik atau online
  9. Masukkan seluruh data pemohon dan data permohonan diantaranya nama Anda alamat lengkap email dan nomor ponsel dan sebagainya
  10. Selanjutnya silakan lakukan pembayaran pnbp melalui ATM Internet Banking
  11. Setelah itu silakan Anda membuat akun di Merek melalui link berikut ini: https://merek.dgip.go.id/
  12. Silakan pilih permohonan online
  13. Setelah itu pilih tipe permohonan dan masukan kode billing yang sudah dibayarkan
  14. Masukkan data
  15. Masukkan merk data kelas
  16. Upload lampiran dokumen persyaratan
  17. Silakan cetak draf tanda terima dan selesai.

Biaya mendaftarkan merek

Adapun untuk masalah biaya ketika anda mendaftarkan merek dagang sesuai dengan ketentuan tarif pendaftaran hak merek di DJKI Kemenkumham hal tersebut sudah diatur melalui PP Nomor 28 Tahun 2019.

Adapun biaya pendaftaran merek dagang yaitu untuk UMKM rp500.000 dan selanjutnya hal ini Jika dilakukan online dan apabila offline Harganya Rp600.000.

Selanjutnya hak merah bagi masyarakat umum untuk harga online yaitu Kisaran Rp 1.800.000 dan untuk offline dipastikan lebih mahal yaitu mencapai Rp 2000.000.

Harus anda ketahui ketika daftar merek dagang di Kemenkumham maka untuk tarif perpanjang jangka waktu perlindungan akan berbeda yaitu dalam jangka waktu 6 bulan sebelum atau sampai berakhirnya perlindungan merek bagi UMKM yaitu mencapai Rp 1.000.000 jika dilakukan online dan untuk offline lebih mahal yaitu seharga Rp 1.200.000. Selanjutnya untuk umum yaitu untuk online Rp 2.250.000 dan apabila ingin memperpanjang offline biayanya yang harus anda keluarkan Rp 2.500.000.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *