Konsep Acara Reuni 212 Diubah Akibat Ijin belum Turun

  • Bagikan
Reuni 212
Reuni 212

HARIAN.ID – Konsep Acara Reuni 212 Diubah Akibat Ijin belum Turun Belum lama ini dikabarkan apabila panitia Reuni Akbar 212 merencanakan akan mengubah terkait konsep kegiatan reuni 212 menjadi aksi super damai dimana reuni presidium alumni 212 dikabarkan untuk rencananya akan berlangsung pada tanggal 2 Desember 2021 yang akan datang dan selanjutnya perubahan terhadap rencana ini sebagai salah satu antisipasi apabila izin tidak turun.

Konsep acara reuni 212 kemungkinan bisa diubah akibat izin belum turun dimana rencana aksi super damai menjadi solusi untuk kegiatan reuni 212 sebagai antisipasi apabila Polda Metro Jaya tidak memberikan izin kegiatan kepada pihak mereka. Sehingga dipastikan walaupun tidak memperoleh izin maka akan tetap di adakan reuni tersebut.

Menurut Eka Jaya selaku ketua panitia reuni 212 mereka menegaskan Salah satu alasan terkait kembali menggelar aksi super damai maka pihaknya tidak harus memerlukan izin pada pihak Kepolisian akan tetapi mereka hanya perlu memberikan surat pemberitahuan terkait kegiatan kepada pihak Kepolisian.

Konsep Acara Reuni 212

“Apabila memang untuk masalah izin tak kunjung diberikan maka kami akan melakukan aksi Damai atau kami sebut aksi super damai,” ungkap Eka kepada awak media.

Walaupun untuk masalah konsep aksi akan diubah namun menurut Eka pada kegiatan ini masih tetap digelar di area Bundaran patung kuda yang ada di Jakarta Pusat dan selanjutnya di tempat lain kombes Hendra Zulfan selaku kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya memberikan penegasan walaupun konsep kegiatan diubah akan tetapi panitia diharuskan mengajukan surat permohonan aksi.

Sehingga menurut Kombes Andra Zulfan kegiatan alumni 212 haruslah mengirimkan izin dan selanjutnya memperoleh izin. Berbeda dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta yaitu Ahmad Riza Patria dirinya menegaskan apabila Pemprov DKI Jakarta sangat menghormati seluruh kegiatan reuni yang akan berlangsung oleh presidium alumni 212 namun dirinya menjelaskan kepada panitia harus memperhatikan terkait aturan dan juga ketentuan yang ada di saat pelaksanaan yang mungkin saja menimbulkan kerumunan dan nantinya bisa berdampak adanya kelas terbaru.

Selanjutnya Reza berharap supaya reuni 212 tidak menjadi klaster penyebaran covid-19 apalagi pada acara ini bermula dengan niat yang baik yaitu berkumpulnya para alumni 212 yang sudah lama tidak berjumpa selama 1 tahun sehingga dengan niat baik tersebut malah tidak berakhir dengan baik.

“Kami sangat menghormati seluruh kegiatan reuni Pa 212. Namun jangan sampai kehadiran kita yang niatnya baik akan tetapi malah menimbulkan klaster terbaru”, tegas wakil Gubernur DKI Jakarta.

Seperti diketahui, apabila dikabarkan sampai saat ini dari pengakuan panitia Reuni Akbar 212 apabila pihaknya belum memperoleh surat izin dari Polda Metro Jaya sehingga ketika nantinya mereka tidak memperoleh izin pada kegiatan tersebut maka akan disiapkan rencana lain yaitu melakukan aksi super damai dan untuk lokasinya tetap sama yaitu di bundaran patung kuda yang ada di Jakarta Pusat.

  • Bagikan