Gunung Semeru Erupsi 13 Orang Meninggal

  • Bagikan
Gunung Semeru Erupsi 13 Orang Meninggal
Gunung Semeru Erupsi 13 Orang Meninggal

HARIAN.ID – Gunung Semeru Erupsi 13 Orang Meninggal Bencana alam erupsi Gunung Semeru yang ada di Lumajang Jawa Timur menjadi bencana di penghujung tahun yang sangat dahsyat hal ini bisa terlihat dari beberapa rekaman video dan foto yang viral di media sosial. Gunung Semeru erupsi terjadi pada hari sabtu 4 Desember yaitu pada jam 15.00 WIB dan dikabarkan sudah merenggut korban jiwa sebanyak 13 orang yang meninggal dunia dan selanjutnya puluhan luka-luka dan kerugian materi yang sangat banyak.

Dikabarkan 13 orang meninggal dalam bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada hari Sabtu kemarin dan hal ini pastinya membuat banyak orang merasa terharu dan sedih apalagi jika melihat beberapa video viral tentang Gunung Semeru meletus. Belasan orang meninggal dunia dan selanjutnya puluhan orang mengalami luka-luka sampai berat dan hampir warga yang ada di daerah Lumajang yang memang dekat dengan gunung Semeru harus diungsikan.

Indah Amperawai selaku wakil bupati Lumajang memberikan penjelasan kepada awak media apabila erupsi gunung Semeru mengakibatkan 10 orang dusun curah kobokan harus terjebak dan selanjutnya upaya evakuasi terkendala dengan kondisi Medan pasca erupsi gunung Semeru Ia memang sangat terjal.

“Hampir seluruh rumah hancur di daerah curah kobokan selanjutnya sebagian besar warga saat ini sudah mengungsi di balai desa penanggal., kata wakil bupati

Bencana Erupsi Gunung Semeru

Dikabarkan mobil untuk mengevakuasi sejumlah korban yang ada di Dusun curah kobokan tidak bisa masuk ke area lokasi dikarenakan lumpur sampai selutut dan juga beberapa kondisi jalan lain yang memang sangat mengkhawatirkan.

Dari pengakuan indah apabila sekarang ini petugas sudah melakukan koordinasi dengan komunitas pengguna Jeep untuk melakukan evakuasi korban dan juga berharap kepada Badan Nasional penanggulangan bencana agar bisa mengarahkan helikopter supaya mempercepat proses evakuasi warga yang memang masih terjebak dikarenakan area Jalan yang sulit ditembus melalui darat.

Selanjutnya dipastikan dari pengakuan data Pemerintah Kabupaten Lumajang sebanyak 300 warga Dusun curah kobokan sudah mengungsi di balai desa penanggal yang ada di kecamatan candipuro dimana Dusun tersebut merupakan wilayah paling parah terdampak awan panas guguran Gunung Semeru sehingga dari dusun ini korban berjatuhan.

Abdul muhari selaku pelaksana tugas PLT kapusdatin BNPB memberikan penjelasan pada hari Minggu 5 Desember 2021 pada jam 6.20 WIB dipastikan untuk korban meninggal dunia sebanyak 13 orang akan tetapi dari 13 korban tersebut baru dua jenazah yang berhasil teridentifikasi diantaranya atas nama almarhum poniyem usia 50 tahun yang berasal dari curah kobokan desa Sapit urang Kecamatan Pronojiwo.

Selanjutnya korban kedua bernama Pawon Riyono dan untuk sisa korban lain sampai saat ini pihak BNPB masih melakukan identifikasi dan untuk warga yang terkena dampak erupsi gunung Semeru sudah mengungsi dan pastinya membutuhkan banyak sekali bantuan dan uluran tangan masyarakat Indonesia.

“Untuk yang teridentifikasi baru 2 orang dan selanjutnya untuk yang lain kami masih melakukan identifikasi dan untuk kedua korban berasal dari dusun curah kobokan desa Sapit urang Kecamatan Pronojiwo,” kata Abdul muhari.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.