Arief Poyuono Klaim Orang Jawa Lebih Berpeluang Menjadi Presiden

  • Bagikan
Arief Poyuono
Arief Poyuono

HARIAN.ID – Arief Poyuono Klaim Orang Jawa Lebih Berpeluang Menjadi Presiden Siapa yang tidak mengenal sosok Arief Poyuono yaitu politikus yang suka bercanda dan banyak disukai oleh netizen akibat candaan politiknya yang kerap bikin bingung di mana Arif poyuono adalah politikus yang berasal dari partai Gerindra dan ia menjadi salah satu politikus yang lama bersama partai tersebut dan menjadi artis di partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.

Arief Poyuono sang politikus partai Gerindra Belum lama ini kembali membuat heboh netizen di media sosial di mana Dirinya mengklaim dan menilai apabila orang Jawa lebih berpeluang menjadi presiden di Indonesia dibandingkan beberapa suku yang lain. Alasannya menurutnya yaitu dikarenakan jumlah orang Jawa yang ada di Indonesia memang lebih banyak jika dibandingkan wilayah lain di tanah air.

Dirinya menegaskan apabila orang Jawa lebih berpeluang menjadi presiden bukan mengecilkan suku yang lain, akan tetapi orang Jawa memang menurutnya seperti Sudah takdir dari Yang Maha Kuasa bisa menjadi presiden di Indonesia malahan presiden terbanyak di Tanah Air jika dibandingkan dengan beberapa suku yang lain.

Arief Poyuono Klaim Orang Jawa Lebih Berpeluang Menjadi Presiden

“Saya nggak mengecilkan suku-suku yang lain, akan tetapi kenyataannya orang jawa ini memang telah ditakdirkan kan oleh Yang Maha Esa di Indonesia memang paling banyak jika dibandingkan suku yang lain,” kata Arif

Arief Poyuono yang juga mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dirinya mengklaim apabila dalam kontestasi pemilihan presiden orang Jawa lebih memilih etnis sesamanya jika dibandingkan suku yang lain sehingga menurutnya suara yang diperoleh dari tokoh Jawa dalam pilpres pastinya akan lebih banyak jika dibandingkan suku yang lain.

Dirinya sempat membuktikan ucapannya tersebut yaitu di saat berkunjung ke Jawa Tengah dan Jawa Timur saat dirinya menjadi Tim Sukses Prabowo Subianto dalam ajang Pilpres 2019 dimana saat itu masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur menjawab akan memilih Joko Widodo dikarenakan sesama dari Jawa.

Akan tetapi walaupun begitu, menurut Arief Poyuono hal tersebut tidak lantas mengecilkan orang dari luar Jawa untuk melakukan kontestasi dalam pilpres hanya saja menurutnya Butuh waktu lama untuk non-jawa bisa menang dalam pilpres.

Menurutnya 150 tahun sekali mungkin bisa terjadi dan mirip di Amerika dimana Obama bisa naik akan tetapi amerika dan Indonesia pastinya menjadi negara yang berbeda.

Dengan sangat kecilnya peluang tersebut, Arief Poyuono menilai percuma apabila tokoh yang berasal dari luar Jawa selanjutnya mencalonkan diri menjadi presiden apalagi menurutnya sekarang ini masih ada presidensial threshold sebanyak 20% ia semakin menjaga mereka untuk mencalonkan diri dalam pilpres gimana menurut Arief Poyuono apabila Presiden harus dan Pasti orang Jawa.

“Presiden harus dan Pasti orang Jawa yang lain pasti dong boleh mencalonkan, akan tetapi percuma habis nanti karena ada 20% presidensial threshold karena akan kalah,” tandas Arief Poyuono

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.