Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026

  • Bagikan
Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU
Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU

HARIAN.ID – Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 Muktamar Nu ke 34 menjadi salah satu pemerintahan yang saat ini tengah heboh di media sosial pasalnya persaingan untuk para petinggi Nahdlatul Ulama menjadi ketua umum PBNU akan ditentukan pada Muktamar tersebut di mana terdapat mekanisme pemilihan ketua umum PBNU Periode 2021-2026 yang harus semua calon miliki dikarenakan untuk menjadi Ketum PBNU bukanlah orang sembarangan melainkan mereka yang memang sangat terpilih baik dari segi keilmuan dan lain sebagainya.

Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 dilakukan dengan cara pemungutan suara dari semua muktamirin yang mempunyai hak suara dan selanjutnya sebelum pengambilan suara dilakukan maka terdapat proses scanning data diri terlebih dahulu dimana menurut maulana Mukhlis selaku sekretaris panitia lokal Muktamar NU apabila sebelum pemilihan umum ketua umum PBNU dilaksanakan maka ada proses yang harus dipersiapkan.

Verifikasi identitas para muktamirin dilakukan terlebih dahulu sebelum muktamirin memberikan hak suara kepada siapa saja yang nantinya akan terpilih menjadi ketua umum PBNU untuk masa bakti tahun 2021 sampai 2026.

Selanjutnya verifikasi dilakukan dengan cara mengumpulkan barcode peserta Muktamar NU bersama identitas peserta dan hal tersebut dilakukan supaya memastikan mereka mempunyai hak suara dan selanjutnya untuk suasana pemilihan dari pengakuan Maulana Mukhlis berlangsung dengan lancar dan sejuk.

Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026

Dalam mekanisme untuk siapa saja yang nantinya akan menjadi Ketum PBNU Maka terdapat beberapa mekanisme diantaranya adalah:

Memenuhi dua syarat

Menurut Maulana Mukhlis selaku sekretaris panitia lokal Muktamar NU dalam pemilihan Rais am PBNU Melalui rapat khusus 9 Kyai Sepuh yang tergabung dalam tim Ahlul halli Wal aqdi yang dilakukan di ruang VIP dan melalui Zoom saat pemilihan tersebut sempat terjadi saling lempar dan belum ada suara kesepakatan dari Rois am terpilih dikarenakan tidak ada yang mau.

Pada mulanya Gus Mus yang terpilih akan tetapi dirinya tidak bersedia dikarenakan masih ada sesepuh atau yang dituakan selanjutnya yang dituakan menolak dikarenakan masih ada yang mudah dan juga energi sehingga rapat yang dipimpin Kyai Ma’ruf amin harus sedikit lama akan tetapi dikarenakan sudah memenuhi dua syarat antara Rois am terpilih dengan ahwa maka ditetapkanlah yang menjadi ketua umum PBNU adalah KH Miftachul Akhyar.

KH Miftachul Akhyar merupakan sosok yang terpilih menjadi ketua umum PBNU namun menurut Maulana Mukhlis terdapat dua kesepakatan antara Rois am yang terpilih bersama Ahwa di antaranya Rois am tidak menjabat organisasi manapun dan harus samikna wa atokna selanjutnya yang kedua Rois am akan menyetujui siapapun bakal calon Ketum PBNU terpilih.

Selanjutnya Miftahul Akhyar menegaskan apabila Rois am mempunyai hak Veto untuk menentukan bakal calon ketua umum PBNU namun hal tersebut harus Sesuai dengan kesepakatan.

Sebelumnya dalam mekanisme pemilihan ketua umum PBNU ada dua nama kandidat yang berpotensi maju menjadi calon ketua umum PBNU dalam Muktamar Nu ke 34 diantaranya nya nya KH Said Aqiel Siradj dan KH Yahya Cholil Staquf nya

Akan tetapi ada mekanisme pemilihan ketua umum PBNU ya memang harus dipenuhi dimana Siapapun boleh mengusulkan nama sebagai calon kandidat ketua umum akan tetapi ada syarat minimal dukungan untuk dapat ditetapkan sebagai calon ketua umum PBNU yaitu minimal mempunyai 99 suara.

Selanjutnya siapapun yang memperoleh 99 suara nantinya diminta untuk musyawarah di antara mereka akan tetapi jika hasil musyawarah tidak ditentukan dan tidak ditemukan keputusan terkait siapa yang akan menjadi ketua umum PBNU maka cara selanjutnya yaitu melakukan konsultasi kepada rois am.

Selanjutnya apabila Rois am telah memberikan persetujuan dan apabila calonnya lebih dari satu makan nantinya akan dilakukan voting dan siapa saja yang mempunyai hak suara terbanyak dan selanjutnya disepakati maka menjadi terpilih sebagai Ketum PBNU.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.