Ketua KPK Kasih Selamat dan Mengajak NU Berjuang Melawan Korupsi

  • Bagikan
Ketua KPK Kasih Selamat
Ketua KPK Kasih Selamat

HARIAN.ID – Ketua KPK Kasih Selamat dan Mengajak NU Berjuang Melawan Korupsi Ketua KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi belum lama ini memberikan ucapan selamat kepada Rois am dan ketua umum pengurus besar Nahdlatul Ulama terpilih untuk masa jabatan 2021-2026 dan mereka meminta supaya NU berjuang melawan korupsi. Seperti diketahui sebelumnya apabila dalam Muktamar ke 34 NU, KH Miftahul Akhyar resmi terpilih menjadi Rois am dan selanjutnya untuk KH Yahya Cholil Staquf resmi terpilih menjadi ketua umum PBNU.

Ketua KPK melalui wakil ketua KPK Nurul Ghufron mengucapkan selamat kepada KH Miftahul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf yang resmi menjadi petinggi Nahdlatul Ulama baik Rois am dan ketua PBNU dan selanjutnya Nurul Ghufron meminta kepada NU supaya bersama-sama dengan KPK untuk memberantas korupsi yang ada di Indonesia.

Ketua KPK Kasih Selamat dan Mengajak NU Berjuang Melawan Korupsi

Harapan KPK kepada NU yang menjadi salah satu organisasi terbesar di Indonesia malahan sampai dunia terus memberikan dedikasi pada perjuangan melahirkan menjaga dan merawat Indonesia dikarenakan menurut Gufron, dirinya sangat yakin apabila nahdhotul ulama bisa menjadi Garda paling depan untuk gerakan moral dan gerakan sosial dalam pemberantasan aksi korupsi.

“Kami menyampaikan selamat dan mendoakan semoga Nahdlatul Ulama semakin berkah dalam kepemimpinan KH Miftahul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf an yang sudah terpilih menjadi Rois am maupun ketua tahfid PBNU. Saatnya Nahdlatul Ulama kembali tampil menjadi pemimpin perjuangan dan Jihad melawan korupsi,” tegas wakil ketua KPK

Wakil ketua KPK menilai apabila ormas NU bisa memberikan kontribusi dalam perjuangan melawan korupsi dan menghadirkan keadilan dan kesejahteraan Indonesia yang memang selama ini diciptakan oleh para pendiri bangsa apalagi Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang menyatakan apabila NKRI harga mati yang terus berjuang atas bahaya korupsi yang bisa menghambat kemajuan Indonesia.

Oleh sebab itu, kPK mengajak NU dan semua elemen masyarakat yang ada di Indonesia untuk bisa mengambil peran dalam gerakan anti korupsi dikarenakan korupsi sekarang ini sudah merasuk pada semua seni dan sektor bangsa sehingga tidak boleh ada yang tertinggal dan mendiamkan diri untuk perjuangan pemberantasan korupsi.

Menurut wakil ketua KPK apabila NU adalah organisasi yang sangat besar dan selanjutnya dari sisi nilai maupun jumlah jamaah Nya maka diharapkan bisa mau materi gerakan sosial anti korupsi demi bangsa Indonesia.

  • Bagikan