Heru Budi Hartono Jadi Calon Terkuat Pengganti Gubernur Anies Baswedan

  • Bagikan
Heru Budi Hartono
Heru Budi Hartono

HARIAN.ID – Heru Budi Hartono Jadi Calon Terkuat Pengganti Gubernur Anies Baswedan Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta anies Baswedan dalam waktu dekat ini akan berakhir dan selanjutnya dikabarkan sosok Heru Budi Hartono menjadi salah satu calon terkuat untuk menjadi pejabat Gubernur DKI Jakarta sebagai penggantinya. Akan tetapi sosok Heru Budi ternyata tidak Semuanya setuju akan tetapi masih menjadi polemik dan hal ini seperti diungkapkan oleh waketum partai Gerindra.

Menurut wakil ketua umum partai Gerindra yaitu Habiburrahman dirinya menilai apabila masih banyak kandidat yang sangat potensial selain Heru Budi Hartono untuk menggantikan anies Baswedan sebagai pejabat Gubernur DKI Jakarta. Ada beberapa poin yang diungkapkan oleh Habiburrahman terkait penilaian dirinya tentang sosok heru Budi Hartono.

Heru Budi Hartono Jadi Calon Terkuat Pengganti Gubernur Anies Baswedan

Menurut Habiburrahman ketika dirinya Ditanya soal wacana kepala sekretariat presiden yang dicalonkan sebagai pejabat Gubernur DKI pada tahun sekarang ini dirinya mempunyai penilaian, apabila selain Heru Budi dipastikan masih banyak pejabat yang lain yang patut untuk dipertimbangkan baik yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri atau mantan Walikota di DKI Jakarta.

“Kan masih banyak pejabat lain yang patut dipertimbangkan oleh Presiden selain Heru Budi. Baik berasal dari Kementerian Dalam Negeri atau mantan Walikota di DKI Jakarta,” tegas Habiburokhman

Menurut anggota Komisi 3 DPR tersebut dirinya sebetulnya tidak mau mengomentari lebih jauh tentang sosok Heru Budi ataupun sosok calon pejabat lain yang recommended untuk menggantikan Gubernur Anies dikarenakan menurutnya, apabila hal tersebut sangatlah percuma untuk dibicarakan atau dipertanyakan karena sampai sekarang ini belum ada aturan yang secara detail tentang penunjukan pejabat pengganti Gubernur DKI di tahun 2022.

Malahan menurut Habiburrahman apabila aturan undang-undang nomor 10 tahun 2016 apabila seluruh kewenangan mutlak ditangan presiden dan bukan diusung oleh partai politik yang dipilih rakyat. Selanjutnya menurutnya aturan tersebut belum rampung maka dikhawatirkan pejabat Gubernur akan kesulitan dalam bekerja maksimal untuk memimpin daerah di kemudian hari.

Dirinya berpendapat apabila pejabat akan dianggap kurang legitimasi dikarenakan belum lengkap tentang aturan penunjukan tersebut akan tetapi ia berharap dibuat instrumen semacam tim penilai akhir.

Seperti diketahui sebelumnya apabila sosok Heru Budi Hartono dikabarkan akan menjadi calon pejabat Gubernur DKI Jakarta setelah masa jabatan Anies Baswedan berakhir di tahun ini dan hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fraksi PDIP Perjuangan DKI Jakarta yaitu Gembong Warsono yang menilai apabila sosok Heru sudah sangat mengenal DKI Jakarta.

Selanjutnya menurut Gembong Warsono apabila Heru sangat diperlukan bagi seorang pejabat di DKI Jakarta mengingat masa jabatan lumayan lama yaitu pada bulan Oktober 2022 dan berakhir pada tahun 2024. Namun menurutnya siapapun yang akan menggantikan sosok Anies Baswedan ia serahkan sepenuhnya kepada presiden yang lebih paham.

  • Bagikan