Wali Kota Bekasi dan Pejabat Pemkot Ditangkap KPK Korban Rekrutmen Mulai Buka Suara

  • Bagikan
Wali Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi

HARIAN.ID – Wali Kota Bekasi dan Pejabat Pemkot Ditangkap KPK Korban Rekrutmen Mulai Buka Suara Seperti diketahui apabila Walikota Bekasi Rahmat Effendi bersama beberapa pejabat pemerintahan Kota Bekasi resmi ditangkap KPK akibat melakukan tindak pidana korupsi dan kabar ini pun langsung mendadak heboh terutama bagi warga yang ada di Bekasi. Malahan Belum lama ini, banyak korban penipuan rekrutmen pekerja yang langsung buka suara dikarenakan mereka merasa tertipu oleh pejabat pemerintahan Kota Bekasi..

Setelah KPK menangkap Rahmat Effendi selaku walikota Bekasi dan beberapa pejabat Pemkot Bekasi melalui ott, ternyata belakangan ini bermunculan korban yang mengaku sudah tertipu dengan oknum pejabat pemkot Bekasi untuk masalah penipuan rekrutmen pegawai di pemerintahan Kota Bekasi.

Korban penipuan bermodus rekrutmen pegawai Pemkot Bekasi usai wali kota nonaktif rahmat Effendi ditangkap oleh KPK langsung banyak yang bersuara dan hal ini diungkapkan oleh Kepolisian Resort Kota Bekasi yang resmi menerima setidaknya 9 pelaporan adanya tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi.

Wali Kota Bekasi dan Pejabat Pemkot Ditangkap KPK Korban Rekrutmen Mulai Buka Suara

Atas adanya laporan 9 korban yang diduga menjadi korban penipuan recruitment pihak kepolisian sudah mengamankan 1 orang pelaku berinisial MAD berusia 45 tahun dan selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka atas Kasus penipuan tersebut dan diketahui apabila pelaku adalah bukan pegawai Pemkot Bekasi melainkan hanya pihak swasta.

Wali Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi

Menurut Kombes Pol Hengki selaku Kapolres Bekasi Kota untuk modus operandi yang dilakukan oleh tersangka yaitu memberikan janji kepada 9 korban akan diterima menjadi pegawai honorer di lingkungan kerja pemerintahan Kota Bekasi. Selanjutnya pelaku menjalankan aksinya dengan meminta uang sebanyak 35 juta kepada semua korban.

Akan tetapi sampai waktu yang dijanjikan oleh pelaku ternyata korban tidak pernah memperoleh pekerjaan yang sudah dijanjikan oleh tersangka akan tetapi untuk uang ternyata telah diberikan oleh korban kepada si pelaku dan tidak pernah dikembalikan.

Selanjutnya pihak Kepolisian Resort Bekasi sampai sekarang ini masih terus melakukan pendalaman atas Kasus penipuan yang dilakukan oleh tersangka dan polisi mencurigai adanya keterlibatan oknum pegawai di Pemkot Bekasi yang menjadi akses tersangka untuk melancarkan penipuan dikarenakan tersangka hanya seorang pegawai swasta saja.

Menurut Kombes Pol Hengki apabila memang benar tersangka ada kerjasama dengan orang dalam oknum pegawai di Pemkot Bekasi maka pastinya pihak kepolisian akan memproses lebih lanjut dan selanjutnya untuk kasus ini dipastikan akan didalami sampai tuntas.

Selanjutnya menurut Hengky penangkapan tersangka berinisial MAD dipastikan tidak ada kaitannya dengan kasus yang menjerat Walikota non aktif Kota Bekasi Rahmat Effendi akan tetapi tidak menutup kemungkinan korban berani melapor ke pihak kepolisian setelah kasus Penangkapan orang nomor satu di Kota Bekasi tersebut muncul ke publik.

Selanjutnya untuk pelaku dijerat dengan pasal 372 atau pasal 377 terkait tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.