Bekasi Selalu Banjir Dana Malah Dikorupsi

  • Bagikan
Bekasi Banjir
Bekasi Banjir

HARIAN.ID – Bekasi Selalu Banjir Dana Malah Dikorupsi Sepertinya nasib warga Bekasi sudah sangat memprihatinkan dikarenakan daerah mereka sering sekali terkena banjir malah belakangan diketahui jika dana banjir dan beberapa dana lainnya malah dikorupsi oleh Pemkot Bekasi sendiri termasuk salah satunya Walikota Bekasi Rahmat Effendi.

Bekasi Selalu Banjir Dana Malah Dikorupsi menjadi salah satu tema yang memang saat ini jadi perbincangan publik terutama bagi warga Kota Bekasi dikarenakan Belum lama ini warga yang biasanya rumah mereka menjadi langganan banjir di kota Bekasi Jawa Barat langsung meluapkan kekecewaan mereka terhadap Pemkot Bekasi.

Alih-alih ingin menyelesaikan permasalahan banjir yang sudah menahun di kota Bekasi ternyata Pemkot Bekasi malah menyelewengkan dana yang seharusnya diperuntukkan bagi proyek penanggulangan banjir dan hal ini membuat kekecewaan yang sangat mendalam bagi masyarakat Bekasi.

Bekasi Selalu Banjir Dana Malah Dikorupsi

Seperti diketahui sebelumnya apabila Walikota nonaktif Kota Bekasi yaitu Rahmat Effendi dan beberapa oknum pegawai Pemkot Bekasi resmi ditangkap oleh KPK tepatnya pada hari Rabu 5 Januari 2022 melalui sebuah operasi tangkap tangan atau ott KPK.

Salah satu dana yang dikorupsi oleh Walikota yaitu dana proyek penanggulangan banjir di daerah aliran sungai kali Cakung Kranji Kota Bekasi dan selanjutnya dana pembebasan lahan sampai imbalan dari pihak pengembang masuk ke rekening Rahmat Effendi dan langsung di korupsi.

Menurut salah Seorang warga Kota Bekasi bernama Herman berusia 67 tahun dan berprofesi sebagai pedagang minuman keliling, dirinya mengaku tidak mempunyai pilihan lain selain bertahan di daerah Perumahan Duta Kranji Permai Bekasi Barat yang sudah lama dan menahun menjadi wilayah langganan banjir.

Menurut Herman selama 5 tahun terakhir dirinya menempati rumah tersebut ternyata wilayahnya menjadi salah satu wilayah langganan banjir setiap tahun dan Malah semakin parah dimana ketinggian air mencapai 1 meter lebih.

Ketika hujan turun dengan deras melanda daerah Bekasi Maka menurut Herman Ia pun langsung Sigap memindahkan barang miliknya ke tempat yang lebih tinggi dan selebihnya barang hanya pasrah menjadi di korban banjir dikarenakan tidak semua barang bisa diamankan.

Menurut Herman terkait upaya penyelesaian banjir akibat luapan kali Cakung telah menjadi wacana Pemkot Bekasi semenjak tahun 2008 dan selanjutnya ketika Bekasi dipimpin oleh Mochtar Muhammad sempat menggagas program pembangunan polder.

Sangat disayangkan program tersebut tidak bisa direalisasikan setelah Mochtar Muhammad ditangkap oleh KPK akibat kasus korupsi dan selanjutnya Rahmat Effendi naik dari wakil walikota menjadi walikota namun Sangat disayangkan malah tetap sama melakukan tindak pidana korupsi.

Selanjutnya dari pengakuan warga yang lain bernama Aji berusia 40 tahun dirinya menjelaskan Apabila salah satu penyebab banjir yang ada di lingkungan tempat tinggal mereka merupakan akibat Lebar kali yang kian menyusut dan ia pun mengatakan apabila warga telah mengusulkan supaya pemerintah mengutamakan perluasan kali Cakung.

Dari pengakuan aji, sebetulnya Pemkot Bekasi sudah menyetujui hal tersebut akan tetapi sangat disayangkan hanya janji belaka tanpa ada realisasi sampai akhirnya di awal tahun 2022 harapan warga Kranji terbebas dari musibah banjir sudah pupus setelah ditangkapnya Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan dibekuk oleh KPK melalui ott dengan nilai uang sampai Rp 21,8 miliar.

  • Bagikan