Ditemukan Varian Omicron 7 Sekolah di Jakarta Ditutup

  • Bagikan
Varian Omicron
Varian Omicron

HARIAN.ID – Ditemukan Varian Omicron 7 Sekolah di Jakarta Ditutup Ahmad Riza Patria selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta belum lama ini memberikan konfirmasi kepada awak media apabila hasil temuan terbaru tentang wabah tarian omicron ternyata sudah mulai muncul di sejumlah sekolah sehingga Wagub DKI Jakarta menyatakan 7 sekolah ditutup akibat temuan kasus virus Corona tersebut dan salah satunya yaitu SMA 71.

Ditemukan Varian Omicron 7 Sekolah di Jakarta Ditutup menjadi pemberitaan yang saat ini ini sedikit membuat penasaran banyak orang dikarenakan Jakarta menjadi salah satu kota yang ternyata banyak terserang varian omicron sehingga dengan Sigap, wakil Gubernur DKI Jakarta bersama pemprov DKI langsung menutup sebanyak 7 sekolah dan salah satunya adalah SMA 71 dikarenakan ada temuan kasus omicron.

Menurut riza patria apabila pada hari kemarin setidaknya ada 7 sekolah yang ditutup oleh pemerintahan DKI Jakarta untuk sementara waktu dan selanjutnya mereka akan terus melakukan penelitian dan pemantauan terkait perkembangan varian tersebut dikarenakan Jakarta sampai saat ini diketahui masih memenuhi syarat untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka 100% secara terbuka.

Ditemukan Varian Omicron 7 Sekolah di Jakarta Ditutup

Walaupun ada beberapa sekolah ya memang dipastikan ada pandemi covid, maka pihaknya memberlakukan pembelajaran di rumah tanpa harus mengadakan PTM 100%. Hal ini dilakukan supaya bisa memperketat perkembangan kasus shopping varian baru omikron yang sudah menyerang beberapa sekolah di Jakarta.

Walaupun Ahmad Riza Patria tidak secara rinci menjelaskan terkait jenjang sekolah apa saja yang sudah ditemukan kasus covid-19 terbaru akan tetapi dirinya hanya menyampaikan lama waktu penutupan tergantung dari temuan kasus apabila di bawah 5% maka 5 hari dan apabila di atas 5% maka 14 Hari.

“Jadi saat hari kemarin setidaknya ada 7 sekolah yang kami tutup untuk sementara waktu walaupun ada beberapa sekolah yang sudah menerapkan pelaksanaan PTM 100% secara terbuka terkecuali beberapa sekolah yang memang dipastikan ada pandemi. Jadi untuk masalah rinci lama waktu penutupan tergantung dari kasusnya itu sendiri, apabila di bawah 5% maka 5 hari dan apabila di atas 5% maka 14 Hari”, ungkap Ahmad Riza Patria.

Pemprov DKI Jakarta diketahui mulai menerapkan pembelajaran tatap muka semenjak tanggal 3 Januari 2022 selanjutnya dalam pelaksanaan tersebut untuk kapasitas ruang kelas dapat terisi sampai 100% dengan durasi belajar hanya 6 jam.

Menurut nahdiana na apabila Ketentuan tersebut merujuk SKB 4 menteri dengan nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021, dan juga SK Kepala Dinas Pendidikan Nomor 1363 tahun 2021.

Pada keterangan SKB 4 menteri untuk daerah yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka yang dilakukan setiap hari selama 6 jam yaitu daerah dengan sampeyan vaksinasi dan CO2 pada pendidik dan tenaga kependidikan di atas 80% dan selanjutnya daerah dengan capaian vaksinasi dosis 2 pada lansia di atas 50%.

Selanjutnya vaksinasi pada peserta didik yang terus berlangsung sesuai ketentuan perundang-undangan kabupaten atau kota dan Hal ini dilakukan supaya beberapa wilayah yang memang sudah aman dapat melakukan pembelajaran tatap muka dan bagi daerah yang belum memenuhi syarat maka belajar di rumah

  • Bagikan