Hina Prabowo, Edy Mulyadi Ternyata Mantan Caleg PKS

  • Bagikan
Edy Mulyadi
Edy Mulyadi

HARIAN.ID – Hina Prabowo, Edy Mulyadi Ternyata Mantan Caleg PKS Edy Mulyadi sekarang ini menjadi orang yang sangat di perbincangan netizen akan tetapi disayangkan bukan masalah yang baik akan tetapi hal yang sangat buruk di mana mantan caleg dari partai PKS tersebut mengatakan jika Kalimantan adalah tempat membuang Anak Jin dan selanjutnya ada ungkapan yang diduga menghina ketua umum Gerindra Prabowo Subianto.

Dikarenakan menjadi polemik dan sudah dikenal sebagai mantan kader PKS, ahmad mabruri selaku juru bicara Partai Keadilan Sejahtera langsung memberikan konfirmasi apabila dirinya membenarkan jika Edy Mulya di sempat menjadi Calon Legislatif dari partai PKS akan tetapi pria ini sudah tidak aktif lagi di berbagai tingkat struktur kepengurusan partai PKS sampai sekarang ini.

Hina Prabowo, Edy Mulyadi Ternyata Mantan Caleg PKS

Diketahui apabila Edy resmi dilaporkan kepada Polda Sulawesi Utara dikarenakan adanya dugaan menghina Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga sekaligus Ketum partai Gerindra dan bukan hanya itu saja, pria yang aktif di media sosial YouTube tersebut dilaporkan oleh masyarakat Kalimantan setelah ungkapannya yang dianggap melecehkan dan menghina Kalimantan Timur.

“Edi Mulyadi memang sempat menjadi Calon Legislatif dari partai PKS akan tetapi setelah proses pemilu selesai sampai sekarang ini bersangkutan tidak aktif di struktur level manapun dan kami pastikan bukan pejabat struktural partai PKS,” tegas mabruri.

Selanjutnya menurut juru bicara partai PKS yaitu Ahmad mabruri dirinya menegaskan apabila semua pernyataan edi Mulyadi terkait ibu kota negara yang ada di Kalimantan dan selanjutnya dugaan penghinaan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dipastikan tidak ada sangkut-pautnya dan ia menyatakan jika seluruh sikap resmi PKS akan disampaikan oleh juru bicara resmi DPP PKS ataupun anggota Fraksi PKS di DPR RI.

Selanjutnya menurut mabruri apabila sikap resmi PKS terhadap pemindahan IKN adisampaikan dalam forum yang konstitusional oleh Fraksi Partai PKS sesuai tugas dan wewenang anggota DPR RI dan baginya, untuk Sikap penolakan PKS di DPR sebagai langkah konstitusional dengan memakai argumentasi yang amat rasional apalagi diketahui jika PKS adalah komposisi pemerintah.

“Sikap resmi partai PKS Bisa Anda lihat secara utuh di website dan media sosial resmi partai PKS. Selanjutnya sikap PKS adalah penyeimbang pemerintah bukan berarti bersikap asal beda dan tanpa penjelasan yang lengkap dan juga akademik,” tambah mabruri

Selanjutnya menurut mabruri dirinya berharap untuk masalah perbincangan terkait ibukota negara dibawa ke publik dengan iklim perbincangan yang sehat bukan seperti yang dilakukan oleh edi Mulyadi yang malah membuat berbagai macam masalah muncul.

Seperti diketahui sebelumnya apabila Edi Mulyadi resmi dilaporkan kepada pihak kepolisian terkait pernyataan dirinya dalam sebuah video viral yang diduga kuat menghina menhan Prabowo Subianto di mana ia menyebut jika Prabowo seperti macan yang jadi mengeong.

Laporan kepada sosok Edi Mulyadi terdapat dalam laporan polisi dengan nomor LP/B/29/I/2022/SPKT/POLDA SULUT dan youtuber ini dilaporkan atas dugaan melakukan ujaran kebencian di media sosial tertanggal 21 Januari 2022.

  • Bagikan