Tokoh Politik Diminta Gubernur Ridwan Kamil Agar Jaga Ucapan

  • Bagikan
Ridwan Kamil
Ridwan Kamil

HARIAN.ID – Tokoh Politik Diminta Gubernur Ridwan Kamil Agar Jaga Ucapan Seperti diketahui Apabila kasus arteria Dahlan sampai saat ini masih tetap menjadi perbincangan di tengah masyarakat dan juga netizen akibat ucapannya yang dianggap sudah rasis kepada suku Sunda dan ternyata hal tersebut mendapatkan respon dari berbagai pihak salah satunya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kang Emil meminta supaya kepada seluruh politikus untuk menjaga ucapan terutama di depan publik dikarenakan hal tersebut sangatlah penting.

Gubernur Ridwan Kamil menyoroti terkait munculnya ketersinggungan kelompok masyarakat yang dipicu pernyataan tokoh politik yang berbicara tidak santun sebut saja salah satunya kasus arteria Dahlan dan yang paling terbaru dari mantan politikus partai PKS bernama Edy sehingga hal ini sangat disoroti oleh Kang Emil.

Menurut Ridwan Kamil apabila tokoh politik sudah seharusnya dapat menjaga ucapan dan memberikan contoh terbaik bagi masyarakat malahan menurutnya di dalam ajaran Islam berbicara yang baik atau diam.

Tokoh Politik Diminta Gubernur Ridwan Kamil Agar Jaga Ucapan

Menurut Kang Emil kalaupun harus bicara maka bicaralah yang baik dan memilih ucapan terbaik misalnya saja ketika berbicara dengan argumentasi sama tapi pilihan narasi bisa saja berbeda malah bisa saja tidak baik dan hal ini terkadang bisa menimbulkan sesuatu yang buruk di masyarakat.

Ridwan Kamil menyesalkan dengan munculnya beberapa pernyataan tokoh politik yang menyinggung masyarakat dengan tindakan dan ucapan para politikus tersebut di ruang publik yang akhirnya malah menyakiti perasaan kelompok masyarakat yang pastinya menjadi bagian dari bhinneka Indonesia.

“Kan di dalam hadis Islam lebih baik bicara yang baik atau diam saja. Ja kalaupun harus berbicara maka bicaralah yang baik dan memilih kata yang baik. Saya jujur menyesalkan dalam waktu yang berdekatan kita malah diributkan dengan tindakan atau ucapan dari mereka yang secara jelas di ruang publik ya akhirnya menyakiti perasaan masyarakat yang pastinya menjadi sebuah bagian dari yang namanya rumah kebhinekaan Indonesia aku,” tegas Kang Emil.

Dirinya sangat menyayangkan kepada para tokoh politik yang membawa narasi yang multitafsir dan selanjutnya menyita perhatian warga malah menjadi tidak produktif dan malah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sehingga berujung pelaporan kepada pihak yang berwajib.

Saya berpesan kepada mereka untuk meminta maaf secara Tulus, setelah meminta maaf dan apabila ada aspek hukum maka haruslah dihadapi dan selanjutnya buat kita semua yang mengamati Maka jangan mengulangi apa yang dipertontonkan tersebut.

Selanjutnya Ridwan Kamil sangat mengharapkan apabila masalah yang terjadi dapat diselesaikan dengan baik dan selanjutnya masalah tersebut menjadi pembelajaran bagi semua orang terutama politikus supaya menjaga ucapan jangan sampai menyinggung perasaan masyarakat dikarenakan hal tersebut bisa merusak persatuan dan kesatuan dan kebhinekaan Indonesia.

  • Bagikan