PPKM Level 3 Diberlakukan di Jabodetabek, DIY, Bali, dan Bandung Raya

  • Bagikan
PPKM Level 3
PPKM Level 3

HARIAN.ID – PPKM Level 3 Diberlakukan di Jabodetabek, DIY, Bali, dan Bandung Raya Belum lama ini pemerintah akan kembali menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 3 di sejumlah wilayah diantaranya PPKM Level 3 di Jabodetabek, PPKM Level 3 di Bandung Raya, PPKM Level 3 di Yogyakarta dan di Bali. Maka bagi Anda yang belum memahami tentang level 3 yang dilakukan oleh pemerintah di sejumlah wilayah tersebut maka pada artikel kali ini kami akan menjelaskan secara tuntas terkait masalah ini.

PPKM Level 3 akan kembali diberlakukan di sejumlah daerah diantaranya Jabodetabek, DIY, Bali, dan Bandung Raya sehingga dengan adanya peningkatan level 3 maka hal ini ada beberapa ketentuan yang lebih ketat yang harus dipahami dan dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan bisa kembali menekan angka pertumbuhan penyebaran covid-19 di wilayah tersebut.

Menurut menteri Luhut binsar Panjaitan apabila sejumlah daerah Algo merasi dipastikan akan berstatus level 3 dan perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat ini akan mulai diberlakukan pada tanggal 8 Februari 2022.

Menurut menteri Luhut apabila ketentuan lengkap tentang level tersebut nantinya akan tertuang dalam instruksi Mendagri ia akan terbit pada hari Senin ini dan selanjutnya harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang nantinya sudah mendapatkan instruksi Mendagri.

PPKM Level 3

Berbicara tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 nantinya akan mengacu pada instruksi Mendagri Nomor 57 tahun 2021 terkait PPKM Level 3 it di wilayah Jawa dan Bali dimana untuk kriteria level 3 menerapkan kegiatan sebagai berikut:

Pembelajaran

Untuk pelaksanaan pembelajaran di semua pendidikan maka akan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50%.

Sektor non esensial dan esensial

Untuk pelaksanaan kegiatan di sektor non esensial diberlakukan 25% look from office untuk seluruh pegawai yang telah di vaksin dan wajib memakai aplikasi pedulilindungi di pintu akses masuk dan keluar tempat kerja dan selanjutnya untuk pelaksanaan kegiatan di sektor esensial bisa beroperasi dengan kapasitas maksimal 50%.

Supermarket Sampai pasar tradisional

  • Bagi supermarket Sampai pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari jam operasional sampai jam 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50%
  • Bagi supermarket dan Hypermarket maka diwajibkan memakai aplikasi pedulilindungi

Bagi apotek dan toko obat bisa buka selama 24 jam

Untuk pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dengan kapasitas maksimal 50% dan jam operasional sampai jam 17.00

Untuk pedagang kelontongan sampai pedagang kaki lima dan lain sebagainya diizinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sampai jam 21.00

Tempat makan atau restoran

Untuk seluruh tempat makan baik warteg restoran dan lain sebagainya maka ada ketentuan yang berbeda akan tetapi hampir seluruhnya maksimal pengunjung 50% dari kapasitas dan waktu makan maksimal 60 menit.

Fasilitas umum

Untuk fasilitas umum diantaranya area publik Taman umum tempat wisata dan lain sebagainya ditutup untuk sementara

Transportasi umum

Bagi transportasi umum baik offline maupun online diberlakukan dengan peraturan kapasitas maksimal 70%.

Resepsi pernikahan

Untuk pelaksanaan resepsi pernikahan bisa diadakan dengan maksimal 25% dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan ditempat dan harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

  • Bagikan