Berakhirnya Lima Kompetisi Top di Eropa, Berjalan Dramatis

  • Bagikan
Top Di Eropa
Top Di Eropa

HARIAN.ID – Mungkin, ada beberapa tim besar di Eropa yang kini masih mampu untuk dapat mempertahankan gelar juaranya (di liga) pada kompetisi musim 2021/22. Disisi lain, ada juga tim-tim besar lainnya yang harus menerima kenyataan pahit lantaran mereka cukup kesulitan untuk dapat meraih gelarnya lagi.

Meski demikian, perjalanan dari tim-tim yang dapat merebut gelar juara pada kompetisi Top di Eropa musim ini juga terbilang cukup menarik.

Simak Serunya Perjalanan Kemenangan Liga Top Di Eropa

628a877ea276b

Oleh karena itu, kami pun bakal membahas soal lima tim raksasa Top di Eropa yang kini jadi juara baru di masing-masing liganya.

  • Manchester City, Liga Primer Inggris

Bersaing cukup ketat dengan Liverpool semenjak awal musim, Manchester City dipastikan berhasil untuk mempertahankan gelar juaranya di Liga top di eropa (Liga Primer) pada kompetisi musim ini. Walaupun begitu, langkah terjal justru mereka temui saat melakoni pertandingan terakhirnya. Mengingat, The Citizens hanya memiliki keunggulan 1 angka saja dengan The Reds.

Jelas, kemenangan jadi hal yang musti bisa diamankan Manchester City lantaran Liverpool bisa langsung menyalipnya semisal mendapatkan kekalahan. Terlebih, tim arahan Jurgen Klopp tak menemui kesulitan sama sekali untuk mengalahkan Wolverhamton Wanderers di laga terakhirnya tadi.

Terlepas dari itu, Manchester City yang menghadapi Aston Villa di Etihad, justru dipaksa untuk tertinggal lebih dulu. Yang membuat seluruh pihak deg-degan, tim besutan Josep Guardiola harus kebobolan dua gol lebih dulu atas tamunya lewat Matty Cash (37’) dan Philippe Coutinho (69’).

Meski demikian, Manchester City sanggup membalikkan keadaan saat memasukkan İlkay Gündoğan. Ya, nama yang terakhir menjadi aktor dibalik kemenangan timnya lewat dua gol yang dibuatnya di menit 76’ dan 81’. Tak hanya dia, Rodri juga menjadi penentu lain kemenangan tim asal Kota Manchester lewat gol tunggalnya di menit 78’.

  • Bayern Munchen, Bundesliga Jerman

Tak bisa dipungkiri, dominasi Bayern Munchen di Bundesliga Jerman sampai sekarang masih belum terhenti. Buktinya, mereka sanggup mengamankan gelar pada kompetisi ini tanpa mendapatkan perlawanan sengit dari rival terdekatnya. Ya, Die Rotten memenangkan gelar kesepuluhnya (secara beruntun) itu dengan keunggulan 8 angka atas Borussia Dortmund.

Walaupun begitu, capaian ini tetap saja membuat para pendukungnya geram lantaran Bayern Munchen harus tersingkir di babak perermpat final Liga Champions saat menghadapi Villarreal.

  • AC Milan, Serie A Italia

Tampil tidak meyakinkan di awal musim, AC Milan secara mengejutkan mampu mengalahkan seluruh kandidat kuat pemenang Scudetto musim ini.

Menghuni posisi puncak dengan keunggulan 2 angka atas Inter Milan di giornata ke-37, I Rossoneri menyegel gelar juaranya itu saat mengalahkan Sassuolo dengan skor telak 3 – 0 pada laga terakhirnya tadi. Tentu, kemenangan ini juga menghentikan upaya dari rival sekotanya, Inter Milan untuk dapat kembali mempertahankan gelar juaranya.

Baca Juga : Penentuan Untuk AC Milan dan Inter Milan Soal Perebutan Scudetto Musim Ini

Tak hanya itu, gelar ini juga terbilang cukup lama untuk AC Milan raih lantaran terakhir mereka dapat merebut Scudetto di musim 2010/11 lalu.

  • Real Madrid, La Liga Spanyol

Bisa dikatakan, keputusan Real Madrid untuk menunjuk Carlo Ancelotti jadi pelatih utamanya lagi telah membuahkan hasil yang manis. Sesudah kegagalannya mengamankan gelar La Liga Spanyol pada kompetisi musim kemarin, Los Blancos benar-benar menjadi tim yang sulit dikejar seluruh rival terkuatnya untuk perebutan gelar musim ini.

Terbukti, Real Madrid menuntaskan musim 2021/22 dengan raihan 86 angka dan itu membuat mereka memiliki keunggulan 6 angka atas Barcelona yang berada yang tepat dibawahnya.

  • Paris Saint-Germain, Ligue One Perancis

Sesudah Lille OSC menghentikan gelar Ligue One Prancis keempatnya secara beruntun pada kompetisi musim kemarin, Paris Saint-Germain akhirnya kembali merasakan juara. Tak hanya itu, tim besutan Mauricio Pochettino ini juga melalui perjalanan yang cukup mulus untuk dapat merebut kembali gelar itu.

Buktinya, Les Parisiens sanggup menyelesaikan 38 pertandingan pada kompetisi musim ini dengan perolehan 86 poin. Tentu, catatan itu membuatnya unggul 15 angka atas Olympique de Marseille yang berada di posisi keduanya.

Berikut di atas adalah serunya perjalanan kompetisi dan liga top di eropa. Dimana beberapa berakhir sangat dramatis.

  • Bagikan