Fakta Mengerikan Tragedi Paiton Tewaskan 54 Orang Dalam Kecelakaan Mobil

  • Bagikan
Tragedi Paiton
Tragedi Paiton

HARIAN.ID – Fakta Mengerikan Tragedi Paiton Tewaskan 54 Orang Dalam Kecelakaan Mobil Salah satu kecelakaan maut yang sampai saat ini menjadi kecelakaan yang sangat mengenaskan dikarenakan tragedi maut tersebut sebanyak 54 orang meninggal dunia dan menjadi salah satu kecelakaan yang sangat tragis malahan ada beberapa fakta mengerikan tragedi Paiton yang saat ini tengah menjadi perbincangan warganet dan jadi trending Google.

Tragedi Paiton merupakan salah satu kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tanggal 8 Oktober 2003 yang lalu, di mana kecelakaan ini menjadi sebuah kecelakaan lalu lintas yang sangat mengenaskan dalam sejarah transportasi yang ada di Indonesia malahan terdapat kisah mengerikan pada kecelakaan tersebut.

Tragedi Paiton menjadi salah satu kecelakaan bus terbakar yang langsung menewaskan sebanyak 54 orang penumpang dan kecelakaan ini terjadi di Jalan Raya Kecamatan banyuglugur yang ada di antara Kabupaten Situbondo dan Probolinggo dan kecelakaannya lokasinya tepat dekat dengan PLTU Paiton sehingga dinamakan tragedi Paiton.

Sangat menyedihkan dalam kecelakaan di tahun 2003 tersebut di mana mobil bus ini berisi sebanyak 51 orang siswa dari SMK yapemda 1 sleman Yogyakarta dan 2 orang guru dan juga 1 orang pemandu wisata yang saat itu akan pulang ke Kota Sleman usai mereka berwisata di Pulau Bali.

Seluruh korban meninggal langsung terbakar di tempat karena mereka tidak bisa membuka pintu dan tidak bisa bisa memecahkan kata bus untuk menyelamatkan diri mereka sehingga tidak salah jika kecelakaan ini menjadi kecelakaan yang sangat parah.

Fakta Mengerikan Tragedi Paiton

Berikut adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum tentang kecelakaan maut yang sangat mengerikan yang terjadi di PLTU Paiton.

Terbakar usai ditabrak truk kontainer

Bus ao Transport mengalami kecelakaan di tahun 2003 dan selanjutnya terbakar setelah truk kontainer memotong jalur dari arah berlawanan dan selanjutnya menabrak bus tersebut dan selanjutnya Naas bagi mobil ini ini dikarenakan dihantam oleh truk tronton dari belakang.

Selanjutnya tangki truk tronton pecah sampai mengakibatkan munculnya percikkan api dan akhirnya merembet ke badan bus dan kebakaran sangat cepat sehingga seluruh penumpang yang ada di dalam bus tidak bisa memecahkan kata dan mereka pun akhirnya mati di TKP dan terbakar.

Korban berlarian ke arah belakang

Korban meninggal banyak ditemukan di area belakang bus tepatnya di dekat pintu dimana dari sejumlah saksi menduga apabila penumpang berusaha untuk keluar dari belakang namun pintu tidak bisa dibuka dan kaca tidak bisa dipecahkan sehingga mereka pun akhirnya terpanggang di area belakang.

Sopir cadangan bus

Budi saat kejadian adalah orang yang mengemudikan bus tersebut dan diketahui setelah diselidiki oleh pihak kepolisian ternyata Budi hanya sopir cadangan dan untuk sopir yang sebenarnya adalah Armando. Dari klarifikasi perusahaan otobus menyangkal apabila satunya melarikan diri dimana menurut mereka justru ikut membantu mengeluarkan penumpang.

Mayat korban di dekat dengan balok es

Dikarenakan terlalu banyak jumlah korban meninggal pihak RSUD Situbondo terpaksa harus mengawetkan jenazah memakai balok es di mana saat kejadian jenazah hanya ditempatkan di lorong dikarenakan ruang kamar mayat tidak terlalu besar dan jenazah mengalami luka bakar yang sangat serius malahan ada dari bagian tubuh yang hilang sehingga sulit untuk dikenali.

Pada saat kejadian warga di sekitar lokasi melihat adanya kobaran api dan letupan kecil Selanjutnya petugas pemadam kebakaran langsung datang Lalu membantu memadamkan api akan tetapi tragedi Paiton menjadi salah satu tragedi yang sangat mengerikan untuk dunia bus di Indonesia.

  • Bagikan