7 Fakta Sesar Baribis di Jakarta Yang Wajib Diwaspadai

  • Bagikan
7 Fakta Sesar Baribis Di Jakarta Yang Wajib Diwaspadai
7 Fakta Sesar Baribis Di Jakarta Yang Wajib Diwaspadai

HARIAN.ID – 7 Fakta Sesar Baribis di Jakarta Yang Wajib Diwaspadai Jakarta sampai Bogor saat ini tengah dihantui dengan sesar baribis di mana kejadian alam ini patut diwaspadai oleh masyarakat yang berada ada di sekitaran wilayah tersebut dikarenakan berpotensi terhadap munculnya ancaman gempa bumi yang dahsyat Yang pastinya pihak BMKG untuk masalah ini sudah memberikan warning kepada seluruh masyarakat yang ada di Jakarta.

Sesar baribis dan potensi gempa di Jakarta terbilang nyata dikarenakan ibu kota DKI Jakarta dan juga sekitarnya ada di area zona bahaya gempa baik zona subduksi maupun zona patahan di daratan. Malahan di dalam data sejarah memperlihatkan apabila kota tersebut sudah beberapa kali mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang mewajibkan untuk bersiaga terhadap ancaman selanjutnya.

Fakta Sesar Baribis di Jakarta

Berikut adalah beberapa fakta yang harus anda ketahui terkait ancaman salah satu potensi gempa bumi yang bisa terjadi di Jakarta dan sekitarnya.

Potensi gempa di Jakarta

Seperti dipublikasikan dari Scientific Reports-Nature pada hari Kamis 16 juni mereka menambahkan ada beberapa bukti ancaman gempa bumi yang bisa mengepung daerah Jakarta dan sekitarnya dimana penjelasan dari Sri Widyantoro selaku guru besar Fakultas Teknik Pertambangan dan perminyakan ITB bersama tim mereka memperlihatkan apabila sesar baribis selanjutnya jalur patahan di selatan Jakarta saat ini aktif dan menyimpan ancaman yang sangat besar.

Sesar baribis terletak di bagian utara Pulau Jawa yang membentang dari Kabupaten Purwakarta sampai perbukitan baribis di Kabupaten Majalengka.

Riwayat gempa sesar baribis

Untuk masalah gempa bumi sesar baribis sudah terjadi di beberapa kali di daerah Jakarta diantaranya pada tanggal 5 Januari 1699 jakarta di Serang gempa dengan magnitudo 8.0, selanjutnya masih di Jakarta terjadi gempa tanggal 22 Januari 1780 dengan kekuatan 7.0 magnitudo dan di Kota Cirebon tanggal 16 November 1847 kekuatan gempa 7.0.

Mengenal sesar baribis

Menurut penjelasan Daryono, apabila sesar baribis adalah sesar aktif yang dapat memicu terjadinya aktivitas gempa besar di daerah Jakarta dan sekitarnya dan menurut Kepala Bidang mitigasi gempa bumi dan tsunami BMKG tersebut apabila struktur segmen di selatan Jakarta terbukti sampai saat ini aktif dengan estimasi laju geser mencapai 5 meter setiap tahun dan hasil dari penelitian BMKG terdapat aktivitas gempa yang terpantau di jalur sesar.

Jabodetabek harus siap hadapi gempa

Dengan munculnya data sejarah dan kajian geofisika terbaru maka wilayah megapolitan Jabodetabek yang dihuni sebanyak 29.116.662 jiwa maka harus mempunyai persiapan diri dalam ancaman gempa.

Menurut peneliti geofisika dari ITB bernama Hendra Gunawan masyarakat harus diedukasi sehingga dapat memitigasi ancaman gempa yang bisa saja terjadi kapanpun walaupun memang hal ini sangat sensitif dikarenakan berkaitan dengan daerah yang padat penduduk.

Akan tetapi menurutnya semuanya harus disampaikan apa adanya apabila dari sisi sains zona tektonik di selatan Jakarta memang sampai saat ini masih aktif.

Siap siaga gempa di Jakarta

Menurut Daryono masyarakat yang ada di Jakarta harus siap menghadapi resiko guncangan dikarenakan gempa akan muncul di daerah Jakarta dan sekitarnya dan oleh karena itu ia pun memberikan peringatan kejadian gempa bumi dengan kekuatan 5,8 magnitudo dari zona subduksi yang melanda Jakarta pada tanggal 17 Maret 1997 yang waktu itu menimbulkan kerusakan bangunan tembok di Jalan Jendral Sudirman Thamrin bisa saja kembali terjadi.

Belum lagi adanya ancaman gempa bersumber di daratan dari sesar baribis yang dapat menimbulkan guncangan hebat dan hal ini sudah terjadi pada tahun 1780 dan tahun 1834 di Jakarta dan sekitarnya.

Mitigasi bencana gempa bumi Jakarta

Menurut Daryono edukasi dan latihan evakuasi tidak hanya untuk antisipasi gempa akibat sesar baribis akan tetapi antisipasi potensi gempa megatruss yang sumbernya jauh dan bisa berdampak hingga ke Jakarta memang harus diperhatikan misalnya mewujudkan bangunan tahan gempa dengan struktur yang kuat dan seluruh lapisan masyarakat wajib memahami keterampilan Bagaimana cara menyelamatkan diri ketika gempa.

  • Bagikan