Tips Makan Sop Kambing Aman Dari Penyakit Darah Tinggi

  • Bagikan
Tips Makan Sop Kambing Aman Dari Penyakit Darah Tinggi
Tips Makan Sop Kambing Aman Dari Penyakit Darah Tinggi

HARIAN.ID – Tips Makan Sop kambing Aman Dari Penyakit Darah Tinggi Seperti diketahui apabila pada hari ini senin 11 Juli banyak dari umat muslim yang masih merayakan kurban dan yang menjadi favorit biasanya adalah kambing. Namun ternyata banyak dari kita semua merasa takut untuk terlalu banyak makan berbahan dari kambing dikarenakan bisa menimbulkan penyakit darah tinggi akan tetapi hal tersebut sebetulnya bisa disiasati asalkan kita mengetahui tentang masalah kesehatan. Seperti Belum lama ini diungkapkan oleh para ahli dokter Gizi salah satu alternatif mengkonsumsi daging kambing supaya aman dari darah tinggi yaitu dengan membuatnya menjadi sop kambing.

Tips makan sop kambing aman dari penyakit darah tinggi bisa dicoba di rumah di mana diketahui walaupun banyak dari masyarakat yang khawatir ketika mengkonsumsi daging kambing akan menimbulkan tekanan darah tinggi padahal masalah ini sebetulnya bukan daging kambing yang secara langsung menaikkan tekanan darah akan tetapi kandungan garam yang terlalu banyak yang bisa memicu darah tinggi.

Tips Makan Sop Kambing Aman Dari Penyakit Darah Tinggi

Pihak Kementerian Kesehatan RI mengajukan batas awan mengkonsumsi garam harian yaitu 1 SDT atau sekitar 6 gram di mana garam tersebut bukan hanya berasal dari bubuk naci akan tetapi berasal dari kecap yang menjadi salah satu bumbu utama penyedap hidangan dari daging kambing.

Samuel Oetoro selaku dokter spesialis gizi belum lama ini menjelaskan apabila unsur natrium atau sodium dalam garam yaitu elektrolit yang mempunyai fungsi mengatur air didalam tubuh manusia selanjutnya natrium dalam jumlah besar mengandung arti jika semakin banyak air yang disimpan dalam pembuluh darah maka hal ini bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi naik.

Jika hidangan sop kambing dimasak dengan 1 SDT garam maka mempunyai arti natrium hanya sebanyak 2 gram selanjutnya Ada tambahan lagi dari MSG, monosodium glutamat, sehingga jumlahnya bisa melebihi dan hal ini ini yang patut diperhatikan karena bisa menimbulkan tekanan darah tinggi.

Selanjutnya ia mengatakan apabila mengkonsumsi sop kambing ataupun sate kambing sebetulnya tidak apa-apa asalkan jangan terlalu berlebihan dalam pemberian garam baik bentuk garam dapur maupun garam MSG.

Selanjutnya Pilihlah daging yang tidak berlemak dan direkomendasikan untuk menghindari memasak jeroan kambing dikarenakan efek untuk tekanan darah meningkat akibat hidangan sop kambing akan tinggi gie.

Setelah itu tips dari dokter Samuel Oetoro yaitu supaya bisa aman dari tekanan darah tinggi ketika mengkonsumsi sop kambing bisa ditambahkan dengan tanaman mugwort atau baru Cina dan hal ini bisa meringankan efek terhadap tekanan darah tinggi.

Baru Cina biasa dijadikan sebagai penyedap rasa dalam hidangan sop kambing tradisional di Okinawa Jepang dan selanjutnya tanaman ini memang jarang dipakai sebagai bumbu masakan di Indonesia akan tetapi tanaman lain yang bisa digunakan untuk mengurangi efek bahaya dari Terlalu banyak mengkonsumsi sop kambing ataupun sate kambing yaitu dengan menambahkan ketimun selanjutnya acar atau lalapan.

Menurut dokter ahli gizi apabila ketimun akar dan lalapan didalamnya mengandung serat yang bisa menyerap sebagian makanan yang dikonsumsi oleh manusia akan tetapi seharusnya sayuran maupun buah yang mempunyai serat dimakan sebelum atau bersamaan dengan hidangan utama dan bukan setelah mengkonsumsi sop kambing atau sate kambing.

Selanjutnya sangat direkomendasikan untuk menghindari olahraga setelah mengkonsumsi sop kambing atau sate kambing gimana menurut sang dokter ahli gizi hal tersebut tidak disarankan dikarenakan sama sekali tidak meringankan efek negatif dari mengkonsumsi sop kambing.

Apabila memang mau olahraga maka sangat direkomendasikan untuk rutin dan makan diatur dan selanjutnya apabila ingin tetap sehat walaupun suka daging kambing yaitu menerapkan 5S diantaranya makan sehat, berpikir sehat, istirahat sehat, aktivitas sehat, olahraga, dan lingkungan yang sehat juga menghindari merokok.

  • Bagikan