Fakta Bharada E Dijerat Pasal 338 KUHP Kasus Pembunuhan Brigadir J

  • Bagikan
Fakta Bharada E Dijerat Pasal 338 KUHP Kasus Pembunuhan Brigadir J
Fakta Bharada E Dijerat Pasal 338 KUHP Kasus Pembunuhan Brigadir J

HARIAN.ID – Fakta Bharada E Dijerat Pasal 338 KUHP Kasus Pembunuhan Brigadir J Salah satu kasus yang saat ini tengah menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia yaitu kasus pembunuhan terhadap Brigadir J alias brigadir nofriansyah Yosua Hutabarat di mana diketahui apabila belakangan ini salah satu terduga dalam aksi tersebut yaitu Bharada E resmi ditahan dan selanjutnya iya diduga dijerat dengan pasal 338 KUHP atas kasus tersebut.

Bharada E akhirnya ditetapkan statusnya terbagi tersangka atas pembunuhan Brigadir J dimana ia dijerat dengan pasal 338 KUHP dan diketahui apabila pemilik nama bharadah Richard eliezer merupakan teman Brigadir J dikarenakan keduanya sesama ajudan Kepala Divisi profesi dan pengamanan polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Dalam penyelidikan pihak Kepolisian apabila ia diduga menjadi tersangka aksi baku tembak dengan korban di rumah dinas Ferdy sambo yang ada di Duren Tiga Jakarta Selatan dimana kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat 8 Juli sampai menewaskan Brigadir yasua.

Fakta Bharada E Dijerat Pasal 338 KUHP Kasus Pembunuhan Brigadir J

Berikut adalah beberapa fakta yang berhasil kami rangkum tentang kasus pembunuhan Brigadir J yang mulai membuka lembaran baru.

Resmi jadi tersangka

Bharada E resmi ditetapkan oleh pihak kepolisian sebagai tersangka pada kasus meninggalnya Brigadir J dan ia resmi ditetapkan pada hari Rabu 3 Agustus dimana menurut dirtipidum bareskrim Polri brigjen Andi Rian apabila pihak penyidik telah melakukan gelar perkara dan telah melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi sehingga Bharada E resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelum ditetapkan polisi memeriksa 42 orang saksi si tentang kasus tersebut termasuk di dalamnya ada beberapa ahli dari unsur kimia biologi potensi, metalurgi balistik forensik, iT forensik dan kedokteran forensik.

Selanjutnya pria ini resmi jadi tersangka atas laporan yang dibuat oleh pihak keluarga Brigadir J tentang dugaan pembunuhan berencana.

Tidak ada bela diri

Pihak kepolisian memastikan apabila Bharada E resmi jadi tersangka atas kasus pembunuhan terhadap sesama rekannya dan dikabarkan apabila dari hasil penyelidikan diduga tidak dalam situasi membela diri ketika melakukan aksi pembunuhan tersebut sehingga pihak Kepolisian menjerat pria ini dengan pasal 338 junto pasal 55 dan pasal 56 KUHP yang berisi barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain maka diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Bunyi pasal 55 KUHP

Untuk lebih lanjut pada pasal ini ada beberapa bunyi diantaranya adalah:

Dipidana sebagai pelaku tindak pidana, 1. Mereka yang melakukan menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan 2. Mereka dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan ataupun martabat dengan kekerasan ancaman penyesatan atau dengan memberi kesempatan sarana Keterangan atau sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan, 2. Terhadap penganjur hanya perbuatan yang sengaja dianjurkan sajalah yang diperhitungkan beserta akibatnya.

Resmi ditahan

Atas penetapan status tersangka maka pihak Kepolisian resmi menahan Bharada E setelah pria ini selesai dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka di mana dia sebelumnya dilakukan penyelidikan oleh bareskrim Polri pada hari Rabu 3 Agustus dan polisi menyampaikan jika pihaknya akan terus melakukan pendalaman pada kasus ini dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

  • Bagikan