Arti Justice Collaborator Yang Diajukan Bharada E

  • Bagikan
Arti Justice Collaborator Yang Diajukan Bharada E
Arti Justice Collaborator Yang Diajukan Bharada E

HARIAN.ID – Arti Justice Collaborator Yang Diajukan Bharada E Seperti diketahui apabila Bharada E resmi ditetapkan sebagai tersangka tunggal atas kasus pembunuhan terhadap Brigadir J akan tetapi dikabarkan oknum polisi ini sudah mengajukan dirinya sebagai justice collaborator pada kasus yang diduga ia lakukan yaitu penembakan kepada brigadir Yosua.

Justice collaborator yang diajukan oleh Bharada E langsung menjadi perbincangan netizen di media sosial dikarenakan kebanyakan belum paham terkait istilah tersebut, dan pada artikel kali ini kami akan memberikan pembahasannya untuk anda semua supaya lebih paham tentang Pengertian JC.

Menurut deolipa selaku kuasa hukum tersangka apabila kliennya menegaskan dirinya siap mengajukan diri sebagai JC dalam rangka mengungkapkan kematian mendiang Brigadir J secara transparan dan selanjutnya mereka Meminta perlindungan hukum ke pihak lpsk.

“Kita Mempunyai kesepakatan itu mengajukan diri sebagai Justice collaborator dan kami pun Meminta perlindungan hukum kepada lpsk,” kata kuasa hukum deolipa.

Arti Justice collaborator

Dari berbagai sumber yang kami rangkum terutama dari beberapa Universitas terkemuka di tanah air apabila hati atau pengertian justice collaborator yaitu status yang ditetapkan kepada seorang tersangka bahkan terpidana yang mempunyai keterlibatan besar.

Apabila menyetujui terkait hal tersebut maka artinya terpidana dianggap mempunyai kemampuan untuk melakukan kerjasama dengan aparat penegak hukum secara tidak dipaksa oleh orang lain, sehingga pelaku dari kelas kakap bisa dimintai pertanggungjawaban terkait pidana dan lainnya.

Selanjutnya tersangka dianggap mempunyai itikad baik dalam memulihkan kerugian negara dan dengan begitu maka status jc diberikan dalam rangka menjunjung tinggi hak asasi manusia pada proses Peradilan Pidana.

Apabila seseorang memilih status Justice collaborator dan selanjutnya dianggap sudah memenuhi persyaratan maka ada beberapa hak sebagai tersangka atau tidak akan dirugikan malahan dirinya bisa mendapatkan keamanan selanjutnya perlindungan dan penghargaan.

Selanjutnya aparat penegak hukum bisa memperoleh keuntungan dari kerjasama ini diantaranya kejahatan serius yang bisa secepatnya terbongkar dan selanjutnya seseorang tersangka ia memilih Justice collaborator akan menerima sejumlah hal yang tak diperoleh oleh pelaku lain yang tak berstatus jc.

Untuk kasus kematian brigadir Yosua pihak lpsk atau lembaga perlindungan saksi dan korban sebelumnya memberikan penegasan apabila Bharada E yang telah ditetapkan sebagai tersangka masih dapat memperoleh perlindungan apabila dirinya bersedia menjadi sosok Justice collaborator.

Menurut Suroyo apabila Bharada E bukanlah pelaku utama sehingga ia harus bekerja sama dan selanjutnya mengungkapkan seluruh kebenaran dari kejadian yang melibatkan dirinya tersebut dan di tempat lain menurut Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan apabila tersangka belum tentu menjadi tersangka sepenuhnya atas meninggalnya Brigadir J.

  • Bagikan