Video PSHT Bentrok di Kecamatan Sukun Jadi Trending

  • Bagikan
Video PSHT Bentrok Di Kecamatan Sukun Jadi Trending Tiktokmajeliskoplo8
Video PSHT Bentrok Di Kecamatan Sukun Jadi Trending Tiktokmajeliskoplo8

HARIAN.ID – Video PSHT Bentrok di Kecamatan Sukun Jadi Trending Belum lama ini salah satu perguruan pencak silat PSHT langsung menjadi pusat perhatian netizen dan menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat pasalnya rombongan PSHT bentrok dengan warga di Kecamatan Sukun kota Malang pada hari Minggu 7 Agustus sehingga video ini langsung viral dan nama perguruan tersebut jadi buah bibir.

PSHT bentrok di Kecamatan Sukun dikabarkan apabila bentrokan tersebut terjadi pada jam 3.30 wIB di Jalan sudanco Supriadi kecamatan Sukun Kota Malang dan selanjutnya akibat bentrokan tersebut membuat Sejumlah warga dan pengendara yang melintas mengalami luka.

Video PSHT Bentrok di Kecamatan Sukun Jadi Trending

Selanjutnya diketahui apabila rombongan oknum perguruan silat ini sempat melempari Sejumlah warga dengan memakai batuan Papi dan juga ada dari mereka yang membawa senjata tajam seperti Samurai dan juga golok dan hal ini ternyata membuat masyarakat sekitar merasa resah.

Akibat terjadinya bentrokan tersebut tiga orang dikabarkan menderita luka serius di mana para korban berasal dari warga dan PSHT dan selanjutnya seluruh korban sudah dirawat di rumah sakit Saiful Anwar.

Menurut kombes Pol Budi Hermanto selaku Kapolresta Malang Kota menegaskan sedikitnya ada enam saksi kasus tersebut yang sudah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian dimana polisi melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dengan tujuan mencari tahu masalah awal penyebab terjadinya insiden bentrokan warga dengan perguruan tersebut.

“Kita sampai saat ini terus mendalami terkait awalnya kejadian tersebut bagaimana akan tetapi kondisi 3 korban sekarang ini semakin membaik karena sudah dibawa di rumah sakit Saiful Anwar,” kata Kombes Pol Budi Hermanto kepada awak media.

Di tempat lain menurut AKP Bayu Febrianto Prayoga selaku Kasat Reskrim Polresta Malang Kota menjelaskan Apabila pihak kepolisian saat ini telah melakukan pemeriksaan kepada enam saksi dari kedua belah pihak yaitu dari perguruan silat dan juga warga dan selanjutnya dipastikan ada kerugian material diantaranya sepeda motor yang mengalami kerusakan.

Kronologi bentrok dengan warga ya itu terjadi pada jam 3.30 wIB tepatnya pada hari Minggu 7 Agustus 2022, aksi Bentrok dipicu warga yang terganggu dengan aksi rusuh rombongan perguruan silat  yang saat itu melintas di Jalan sudanco Supriadi.

Dimana rombongan perguruan ini berjalan dari arah utara ke selatan sambil menggeber sepeda motor sampai mengganggu pengguna jalan yang lain dan selanjutnya oleh dua pemuda sekitar rombongan ditegur untuk tidak menggeber motor.

Akan tetapi dikarenakan tidak terima Selanjutnya rombongan PSHT mengejar dua orang ini sampai ke dalam kampung dan selanjutnya melakukan pemukulan malahan rombongan perguruan pencak silat masuk ke perkampungan dan melempari rumah warga dengan paving

  • Bagikan