Inilah Deretan Aplikasi Yang Diblokir Kominfo

  • Bagikan
Aplikasi Yang Diblokir Kominfo
Aplikasi Yang Diblokir Kominfo

HARIAN.ID – Berbicara mengenai beberapa aplikasi yang diblokir Kominfo pastinya banyak orang merasa penasaran. Pasalnya ada beberapa aplikasi yang sering kita akses dan harus terblokir. Namun sebetulnya aplikasi yang diblokir ini dikarenakan belum terdaftar pada Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE.

Ada sekitar 43 platform kini sudah terancam akan diblokir. Hanya saja ada beberapa yang masih bisa kita akses. Semisal saja Google, Youtube, Messenger, Gmail, Wikipedia dan lainnya. Mayoritas platform digital yang diblokir ini masuk dalam kategori platform game.

Sampai dengan sekarang ini Kominfo memang masih belum memberikan sebuah keterangan terkait masalah tersebut. Apalagi masih ada sederet platform yang kini sudah tidak bisa diakses atau diblokir.

Sebelumnya kita pernah mendengar jika Instagram serta Whatsapp terancam diblokir oleh Kominfo. Hanya saja hal tersebut bisa terhindarkan karena platform yang terkait sudah mendaftarkan dirinya pada PSE sebelum tenggat waktunya.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatikan RI kini telah memblokir 10 aplikasi karena belum melakukan pendaftaran. Pemblokiran pun dilakukan per 29 Juli 2022 pukul 06.00 WIB.

Inilah Aplikasi Yang Diblokir Kominfo

Berita tentang aplikasi yang diblokir Kominfo kini sudah menyebar. Hanya saja masih ada yang belum mengerti sebetulnya aplikasi apa saja yang terkena blokir Kominfo. Sebelumnya Kominfo sudah mengirimkan sebuah surat pemberitahuan pada PSE yang menjalankan sistem elektronik.

Mereka mewajibkan SE ke Kominfo dalam kurun waktu 5 hari saja. Dan itu terhitung semenjak tanggal 25 Juli 2022. Tetapi sejauh ini masih ada saja SE belum mendaftar meskipun sudah diberikan peringatan Kominfo.

Mungkin kini banyak yang merasa penasaran akan sederet aplikasi yang diblokir Kominfo. Dari pada kebingungan sebaiknya simak uraian di bawah ini:

  • Paypall
  • Amazon
  • Yahoo!
  • Steam
  • Bing
  • CS GO
  • Dota
  • Origin
  • Epic Games
  • Battle Net

Itulah tadi sederet aplikasi yang diblokir Kominfo dan tentunya harus anda ketahui. Semoga saja anda yang mempergunakan aplikasinya bisa mengerti apa alasan aplikasinya bisa terblokir.

Surat peringatan yang sudah diberikan sekaligus diedarkan ini seharusnya bisa ditaati sebaik mungkin. Jadi aplikasinya masih bisa terselematkan dari pemblokiran. Hanya saja jika aplikasi tersebut belum juga melakukan pendaftaran pada tenggang waktu yang diberikan. Maka secara otomatis aplikasinya memang diblokir oleh Kominfo.

Sekarang ini Kominfo pun juga sudah mengklaim jika penyelenggara sistem elektronik memang wajib melakukan pendaftaran. Hal ini tak lain supaya ada perlindungan pada konsumen, perlindungan terkait data pribadi pengguna bahkan juga perlindungan pada ruang digital.

Kominfo pun kini juga sudah mencatata sekitar 5.394 PSE sudah mendaftarkan 8.962 sistem elektronik. Yang mana terdiri dari 8.680 SE domestik dan 282 SE Asing. Pemutusan akses alias pemblokiran yang dilakukan pada beberapa aplikasi ini dilakukan menurut pengamatan Direktorat Pengendalian Aplikasi dan Informatika.

Mungkin para pengguna aplikasi yang diblokir Kominfo di atas merasa terkejut karena aksesnya tidak ditemukan lagi. Pemblokiran biasanya dilakukan secara gradual bahkan berkala sesuai peraturan perundang-undangan yang sudah berlaku.

Ternyata pemutusan akses akan sistem elektronik yang belum melakukan pendaftaran ini sifatnya masih sementara. Kementerian Kominfo bisa saja sewaktu-waktu membuka aksesnya kembali. Tentunya pembukaan akses dilakukan setelah proses pendaftaran sistem elektronik.

Jadi bagi aplikasi yang belum mendaftar sebaiknya segera melakukan pendaftaran. Jangan sampai nantinya aplikasi tersebut masuk dalam deretan aplikasi yang diblokir Kominfo. Sampai dengan sekarang ini Kominfo pun masih tetap melakukan sebuah pengawasan pada PSE Lingkup privat.

Pendaftaran sistem elektronik tersebut sifatnya memang wajib sebagai bentuk komitmen PSE bersama dengan pemerintah dalam memberikan perlindungan pada pengguna internetnya.

Semoga dengan hadirnya penjelasan di atas semakin memperluas pengetahuan anda. Terlebih bagi siapa saja yang kini belum paham akan aplikasi yang telah diblokir oleh Kominfo.

 

 

  • Bagikan