Greysia Polii-Apriyani Lolos Maju Ke Babak Final Olimpiade Tokyo 2020

  • Bagikan
Greysia Polii-Apriyani-IGgreyspolii
Greysia Polii-Apriyani-IGgreyspolii

HARIAN.ID – Greysia Polii-Apriyani Lolos Maju Ke Babak Final Olimpiade Tokyo 2020 Penantian panjang yang berujung kebahagiaan saat ini sedang dialami oleh pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu atau yang biasa dikenal dengan pasangan pembuluh tangkis Greysia / Apriyani, dikarenakan keduanya lolos masuk ke babak final olimpiade Tokyo 2020 dan hal ini pastinya sangat menjadi kabar bahagia bagi mereka, timnas Indonesia, dan masyarakat yang ada di tanah air.

Pasangan ganda putri Greysia Polii-Apriyani Rahayu resmi mengalahkan pasangan perwakilan asal Korea Selatan yaitu Lee So-hee/ Shin Seung-chan tu pada babak semifinal yang berlangsung di musashino forest sport Plaza pada hari Sabtu 31 Juli 2021, sehingga resmi pasangan ganda putri asal Indonesia ini resmi bisa bermain di babak final olimpiade Tokyo.

Babak Final Olimpiade Tokyo 2020

Ternyata kemenangan yang diperoleh keduanya menjadi sebuah prestasi dan pencapaian yang sangat keren dan juga terbaik untuk ganda putri Indonesia pada Pesta perhelatan olahraga dunia Olimpiade dalam kurun waktu 29 tahun.

Pasangan nomor ganda putri untuk cabang bulutangkis diketahui baru pertama kali diperkenalkan di Olimpiade yang berlangsung di Seoul Korea Selatan pada tahun 1988 dan saat itu, tidak bisa lanjut ke babak grand final olimpiade dan harus kalah.

Selanjutnya bulu tangkis sendiri baru dipertandingkan secara resmi empat tahun berselang pada olimpiade Barcelona yang berlangsung di Spanyol dan semenjak tahun 1992, sampai ajang terakhir di Rio de Janeiro ternyata Indonesia tidak bisa mempersembahkan 1 medali dari nomor ganda putri.

Perolehan terbaik dari Duo Srikandi sang pahlawan olahraga asal Indonesia ini hanya bisa mencapai babak perempat final yang berlangsung pada Olimpiade di tahun 1992, 1996, 2000 dan 2016. Sehingga dengan masuknya ke babak final olimpiade Tokyo menjadi kabar yang sangat baik.

Pasangan ganda putri asal Indonesia greysia poli dan Meiliana Jauhari sebelumnya sempat didiskualifikasi tepatnya di Olimpiade 2012 yang berlangsung di London dikarenakan mereka dianggap tidak sportif Karena kan dituding mencoba mengatur hasil akhir laga terakhir dari penyisihan grup.

Menurut Greysia Polii, ajang pertandingan Olimpiade Tokyo menjadi sebuah penghargaan yang tak terhingga bagi keduanya dikarenakan bisa lolos menuju babak final dan mereka pun bertekad bisa memberikan sumbangsih medali bagi Indonesia dan menjadi raihan terbaik selama Olimpiade yang pernah dilakoni.

Walaupun untuk Gresia Poli sepertinya untuk olimpiade kali ini bisa menjadi Olimpiade terakhir dikarenakan usianya memasuki 33 tahun namun untuk Apriani Rahayu ia masih mempunyai peluang yang sangat besar tampil pada Olimpiade selanjutnya dikarenakan usianya masih 23 tahun dan ia pun menjadi sosok pebulutangkis yang sangat pintar dengan performa terbaik.

Pencapaian ganda putri Indonesia pada Olimpiade

Di bawah ini adalah sejarah perjuangan nomor ganda putri cabang bulutangkis asal Indonesia yang sudah mengikuti beberapa kegiatan event Olimpiade yang bisa anda ketahui.

  1. Tahun 1992: Finarsih / Lili Tampi – perempat final
  2. Tahun 1996: Finarsih / Lili Tampi – putaran kedua
  3. Tahun Eliza Nathanael / Zelin Resiana – perempat final
  4. Tahun 2000: Etty Tantri/Cynthia Tuwankotta – perempat final
  5. Tahun 2004: Jo Novita / Lina Nurlita – putaran kedua
  6. Tahun 2008: Liliyana Natsir / Vita Marissa – putaran pertama
  7. Tahun 2012: Meiliana Jauhari / Greysia Polii – diskualifikasi
  8. Tahun 2016: Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii – perempat final
  9. Tahun 2020: Greysia / Apriyani – Final

Perjuangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu untuk menuju babak final olimpiade Tokyo 2020 memang tidaklah mudah dikarenakan mereka harus berjuang melawan beberapa perwakilan tim dari beberapa negara sehingga hal ini menjadi torehan terbaik untuk keduanya.

Perjuangan ganda putri bisa terlihat misalnya pada babak penyisihan grup mereka harus kehilangan satu game yaitu disaat menang atas pasangan nomor satu dunia perwakilan tuan rumah Yuki Fukushima / Sayaka Hirota dengan skor rubber game 22-24, 21-13 dan 8-21.

Greysia / Apriyani yang lolos masuk final olimpiade Tokyo sangat berpeluang untuk bisa menang dari 2 lawan yang lebih tinggi peringkatnya di atas mereka yaitu wakil China Chen Qing Chen / Jia Yi Fan ya saat ini peringkat mereka kedua di dunia dan selanjutnya untuk Kim Soyeong / Kong Heeyong menduduki peringkat kelima di dunia dan kedua pasangan akan bertarung pada babak final yang sangat dinantikan pada Olimpiade Tokyo 2020.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *