LOMBOK TENGAH — Antusiasme puluhan ribu penonton memuncak di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu siang, saat perhelatan akbar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memasuki sesi puncak balapan utama (Main Race). Persaingan perebutan gelar juara dunia musim 2026 kian sengit menyusul kejutan demi kejutan yang tersaji sejak babak kualifikasi hingga pertarungan cepat Sprint Race kemarin. Pembalap Trackhouse Racing Raul Fernandez bersiap memimpin balapan dari posisi start terdepan (pole position) setelah menorehkan rekor putaran sensasional 1 menit 28,852 detik pada sesi kualifikasi kedua (Q2), mengungguli para pembalap pabrikan utama.
Sorotan utama publik tertuju kepada juara dunia delapan kali Marc Marquez yang kini memperkuat tim pabrikan Ducati Lenovo. Pembalap asal Cervera, Spanyol tersebut sukses mengamankan kemenangan perdananya di Sirkuit Mandalika setelah tampil gemilang pada sesi Sprint Race hari Sabtu dengan catatan waktu 19 menit 37,125 detik. Kemenangan tersebut sekaligus memutus tren buruk Marquez yang kerap gagal finis di Mandalika dalam beberapa musim sebelumnya. Berkat tambahan 12 poin penuh dari sesi sprint tersebut, Marquez kini melonjak ke puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 343 poin, unggul tipis empat angka dari rival terdekatnya Jorge Martin.
Jalannya balapan utama sepanjang 27 putaran siang ini diprediksi menyajikan duel taktis dengan tingkat kesulitan ekstrem. Karakteristik Sirkuit Mandalika yang menuntut pengereman keras di Tikungan 1 dan Tikungan 10, dipadukan dengan suhu aspal lintasan yang diprediksi menembus 53 derajat Celsius, memaksa para pembalap dan teknisi ban Michelin berhati-hati dalam menentukan manajemen keausan kompon ban. Fernandez yang memulai balapan dari grid terdepan bertekad menebus kegagalannya pada sesi sprint kemarin setelah sempat bersenggolan di lap awal, sementara Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team siap mengintai dari baris terdepan.
Jorge Martin yang mengawali balapan dari posisi kedua menyatakan kesiapannya untuk melancarkan serangan sejak tikungan pertama demi merebut kembali posisi puncak klasemen. Martin mengakui bahwa degradasi ban belakang di sektor tiga dan empat Sirkuit Mandalika menjadi faktor krusial yang menentukan kecepatan di paruh kedua balapan. Di sisi lain, juara dunia bertahan Francesco Bagnaia yang memulai start dari baris kedua berambisi melakukan start agresif guna memangkas jarak poin yang kian menipis menjelang seri-seri penutup di kawasan Asia Pasifik.
Kiprah pembalap muda Indonesia turut mencuri perhatian publik tuan rumah. Di kelas Moto3, pembalap binaan Astra Honda Racing Team, Veda Ega Pratama, berhasil finis di posisi keenam setelah bertarung ketat di rombongan depan. Penampilan tanpa beban dari pembalap berusia 17 tahun tersebut membuktikan talenta balap nasional mampu bersaing kompetitif di level kejuaraan dunia. Sementara itu di kelas Moto2, Mario Suryo Aji terus berjuang mengamankan poin berharga di hadapan puluhan ribu suporter yang mengibarkan bendera Merah Putih di sepanjang tribun bukit sirkuit.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menyatakan seluruh sarana keselamatan, lintasan, dan kesiapan marshal telah berada dalam standar tertinggi Federation Internationale de Motocyclisme (FIM). Cuaca cerah berawan di kawasan pesisir Kuta Mandalika sangat mendukung jalannya kompetisi, sementara kantong-kantong penonton serta fasilitas transportasi shuttle bus di sekeliling Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika beroperasi penuh untuk memastikan kenyamanan ratusan ribu penggemar otomotif dari dalam dan luar negeri.
Dengan selisih poin yang sangat rapat di puncak klasemen dan tensi persaingan yang kian memanas, balapan utama Grand Prix Mandalika 2026 dipastikan menjadi salah satu balapan paling menentukan dalam kalender kejuaraan dunia musim ini. Siapa pun yang berhasil menaklukkan panas ekstrem aspal Lombok dan mengelola ban dengan presisi sempurna akan membawa pulang poin krusial menuju mahkota juara dunia MotoGP 2026.