Memasuki hari kedua pemusatan latihan di Jakarta, staf pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia mulai menaikkan volume dan intensitas latihan taktikal. Latihan yang digelar di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, menitikberatkan pada kekompakan garis pertahanan serta efisiensi eksekusi peluang di sepertiga akhir lapangan lawan.
Berdasarkan pantauan langsung reporter LKBN ANTARA di Senayan, para pemain dibagi ke dalam kelompok simulasi situasi pertandingan rill. Penyerang sayap dan gelandang serang dilatih bergerak cepat memanfaatkan celah ruang kosong saat memenangkan bola dari situasi sepak pojok bertahan.
Pelatih kepala Timnas menggarisbawahi pentingnya pengambilan keputusan sepersekian detik saat melancarkan skema serangan balik cepat. Menghadapi lawan yang memiliki penguasaan bola dominan, disiplin posisi seluruh pemain bertahan menjadi kunci utama untuk tidak memberi ruang tembak bagi penyerang lawan.
Seluruh pemain pilar dilaporkan berada dalam kondisi kebugaran puncak dan menunjukkan determinasi tinggi dalam setiap sesi simulasi internal, membangkitkan rasa optimisme publik pencinta sepak bola tanah air untuk mendulang poin maksimal di kandang sendiri.