Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali sesi perdagangan Selasa, 3 November 2026, dengan tren penguatan meyakinkan. Melanjutkan momentum positif sesi sebelumnya, indeks komposit bergerak menguat 0,42 persen ke level 7.674,20 sesaat setelah bel pembukaan pasar dibunyikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
Melansir laporan data bursa dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, kenaikan indeks ditopang oleh akumulasi beli bersih pemodal institusi pada saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar (big cap) serta sektor barang konsumen non-siklikal. Kinerja laporan keuangan kuartal ketiga yang solid dan terjaganya rasio margin bunga bersih menjadi daya tarik utama pemodal.
Sentimen positif domestik turut didukung oleh rilis data inflasi Oktober yang tetap terkendali pada kisaran target nasional serta penguatan cadangan devisa. Kondisi makroekonomi yang stabil memberikan ruang bagi pertumbuhan kredit perbankan yang tetap ekspansif di atas 10 persen secara tahunan.
Analis pasar modal memproyeksikan IHSG berpeluang menguji level resistensi berikutnya sepanjang perdagangan hari ini, didukung oleh arus modal masuk investor global dan kondisi pasar finansial regional Asia yang relatif kondusif.