Pemandangan trotoar perkotaan dan taman publik di kota-kota besar kini kian semarak menjelang matahari terbenam. Seusai menyelesaikan jam kerja di kantor, semakin banyak pekerja muda yang memilih mengganti sepatu formal mereka dengan sepatu kets untuk melakukan olahraga jalan cepat atau lari santai sebelum pulang ke rumah.

Sebagaimana diulas oleh Deutsche Welle (DW) Indonesia, tren lari santai sore (after-office jogging) dinilai para dokter olahraga sangat ideal bagi para pekerja dengan rutinitas duduk statis berjam-jam (sedentary lifestyle). Aktivitas aerobik intensitas sedang selama 30 menit terbukti efektif melancarkan sirkulasi pembuluh darah dan menstabilkan hormon kortisol pemicu stres.

Pemerintah daerah yang gencar merevitalisasi jalur pedestrian lebar dan taman-taman kota berkanopi rindang turut mendorong tumbuhnya komunitas olahraga komuter. Olahraga di ruang terbuka juga memberikan manfaat jeda mental yang menyehatkan di tengah padatnya lalu lintas jam pulang kerja.

Para ahli fisiologi olahraga mengingatkan para pegiat lari sore untuk memperhatikan hidrasi tubuh dan melakukan pendinginan otot yang cukup. Kombinasi aktivitas fisik rutin di ruang terbuka dan pola istirahat berkualitas menjadi resep sederhana namun ampuh dalam menjaga imunitas dan produktivitas hidup harian.