Dukungan terhadap ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) terus diperluas hingga ke kantong-kantong destinasi pariwisata nasional. Ketersediaan stasiun pengisian daya berkecepatan tinggi kini membebaskan pemilik mobil listrik dari rasa cemas kehabisan baterai (range anxiety) saat melakukan perjalanan pelesir antarkota.
Melansir siaran pers resmi dari InfoPublik.id, PT PLN (Persero) mengoperasikan secara serentak 50 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) tipe Ultra Fast Charging berdaya 200 kW di sepanjang koridor wisata Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bali. Fasilitas pengisian daya ini mampu mengisi ulang baterai mobil listrik dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam tempo 15 hingga 20 menit.
Direktur Utama PLN menyampaikan bahwa seluruh unit SPKLU telah terintegrasi penuh dalam aplikasi PLN Mobile. Pengguna kendaraan listrik dapat memantau ketersediaan slot pengisian secara real-time, memesan antrean secara daring, hingga melakukan pembayaran nirkontak melalui berbagai dompet digital perbankan nasional.
Langkah ekspansi ini sejalan dengan agenda transisi energi sektor pariwisata menuju destinasi rendah emisi (green tourism). Dengan infrastruktur pengisian yang semakin andal dan tersebar merata, adopsi kendaraan listrik diyakini akan terus melesat di kalangan masyarakat luas.