Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sektor kepariwisataan nusantara di panggung internasional. Tiga desa wisata yang berlokasi di Bali, Yogyakarta, dan Nusa Tenggara Barat dinobatkan sebagai penerima penghargaan Desa Wisata Terbaik Dunia dalam forum tahunan UN Tourism yang digelar di Bangkok, Thailand.

Melansir laporan koresponden LKBN ANTARA, dewan juri internasional memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen masyarakat adat di ketiga desa tersebut dalam menerapkan prinsip ekowisata berkelanjutan. Wisatawan diajak terlibat langsung dalam pelestarian hutan bambu, restorasi terumbu karang tepi pantai, serta pengolahan sampah organik secara sirkular mandiri.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa keberhasilan ini membuktikan model pariwisata masa depan Indonesia tidak lagi bertumpu pada kunjungan wisatawan massal (mass tourism), melainkan pada pariwisata berkualitas (quality tourism) yang menjaga kelestarian lingkungan dan mensejahterakan ekonomi warga setempat secara adil.

Pemerintah berkomitmen mereplikasi model pengelolaan desa wisata hijau berbasis komunitas ini ke 100 destinasi prioritas lainnya di nusantara, menjadikannya pendorong devisa pariwisata yang ramah iklim dan membanggakan identitas budaya nusantara.