Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menutup perdagangan awal pekan, Senin, 2 November 2026, di zona hijau. Kinerja positif pasar modal domestik didorong oleh keyakinan pelaku pasar terhadap stabilitas fundamental ekonomi nasional serta rilis kinerja keuangan kuartal ketiga emiten berkapitalisasi besar yang melampaui konsensus analis.
Berdasarkan laporan harian pasar modal dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, IHSG ditutup menguat 0,58 persen ke posisi 7.642,15 setelah bergerak fluktuatif dalam rentang 7.605 hingga 7.658. Sektor perbankan buku empat dan manufaktur menjadi kontributor penguatan terbesar, diimbangi oleh sektor properti yang mulai bangkit berkat pelonggaran likuiditas.
Volume perdagangan harian tercatat mencapai 18,2 miliar lembar saham dengan nilai transaksi keseluruhan menembus Rp10,8 triliun. Investor asing membukukan aksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp420 miliar di pasar reguler, mencerminkan kepercayaan investor global terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia menjelang penutupan tahun.
Analis bursa menyatakan bahwa rilis data inflasi Oktober yang terkendali memberikan ruang optimisme bagi daya beli konsumen di kuartal keempat. Selama tren bauran kebijakan moneter Bank Indonesia tetap akomodatif dan stabilitas nilai tukar terjaga, IHSG diproyeksikan masih memiliki ruang penguatan lanjutan sepanjang pekan ini.