Pasar valuta asing domestik mengawali perdagangan Kamis pagi dengan catatan positif. Nilai tukar rupiah menunjukkan tren apresiasi yang stabil terhadap mata uang utama dunia, didorong oleh tingginya likuiditas valas dan sentimen pasar yang kondusif di kawasan Asia.

Melansir data transaksi pembukaan pasar dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, rupiah dibuka menguat sekitar 25 poin di pasar spot antarbank. Penguatan ini melanjutkan tren positif sesi perdagangan sebelumnya, seiring dengan masuknya kembali pemodal global ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN).

Bank Indonesia menyatakan bahwa langkah bauran kebijakan moneter yang konsisten berfokus pada stabilitas (pro-stability) terbukti ampuh meredam fluktuasi nilai tukar. Cadangan devisa yang berada pada level aman memberikan ruang intervensi yang kokoh apabila terjadi guncangan jangka pendek di pasar keuangan global.

Para analis perbankan memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan bertahan di zona hijau dengan volatilitas yang terukur. Ekspektasi pertumbuhan ekonomi domestik kuartal ketiga yang tetap berada di kisaran 5 persen menjadi jangkar fundamental kuat bagi ketahanan pasar uang nusantara.