Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 3 November 2026, ditutup dengan catatan positif. Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mempertahankan posisinya di teritori penguatan dengan kenaikan sebesar 0,35 persen atau 26,40 poin ke posisi 7.668,35.
Berdasarkan tinjauan harian pasar modal dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, volume perdagangan harian mencapai 17,6 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi 1,2 juta kali dan nilai total transaksi menembus Rp10,4 triliun. Investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp385 miliar di pasar reguler.
Sektor perbankan berkapitalisasi besar dan infrastruktur telekomunikasi memimpin kenaikan bursa, diimbangi oleh sektor energi yang bergerak bervariasi seiring dinamika harga minyak mentah global. Terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah dan rilis data inflasi domestik yang rendah menjadi jangkar utama kepercayaan pemodal institusi.
Para analis sekuritas memperkirakan tren pergerakan IHSG pada perdagangan esok hari masih memiliki potensi menguat terbatas, ditopang optimisme pembagian dividen interim sejumlah emiten berkinerja unggul di akhir tahun.