Sistem transportasi massal masa depan di Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin mendekati tahap operasional penuh. Otorita IKN bersama Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa pengujian teknis tahap akhir moda trem otonom berbasis baterai listrik (ART) telah tuntas dengan hasil evaluasi memuaskan.
Sebagaimana dikutip dari warta InfoPublik.id, pengujian mencakup keandalan sensor pemindai marka virtual jalan raya, kemampuan deteksi pejalan kaki secara otomatis, pengereman darurat mandiri, serta sinkronisasi dengan lampu pengatur lalu lintas cerdas di seluruh persimpangan jalan KIPP.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN menjelaskan bahwa moda ART ini beroperasi murni menggunakan tenaga baterai dengan sistem pengisian daya cepat (fast charging) di setiap halte pemberhentian. Waktu pengisian daya hanya membutuhkan 10 menit untuk menempuh perjalanan sejauh 25 kilometer tanpa menghasilkan emisi gas buang.
Dengan tuntasnya pengujian teknis ini, moda ART dijadwalkan mulai melayani aparatur sipil negara dan masyarakat umum secara berjadwal pada awal 2027, memperkuat komitmen IKN sebagai kota hijau cerdas dengan 80 persen mobilitas berbasis angkutan umum tanpa emisi.