Upaya menjaga keterjangkauan harga pangan pokok bagi seluruh lapisan masyarakat terus diintensifkan pemerintah. Perum Bulog memulai penyaluran tahap lanjutan program bantuan pangan beras cadangan pemerintah (CBP) secara serentak di 38 provinsi sejak Kamis pagi.

Sebagaimana dipublikasikan oleh portal InfoPublik.id, alokasi bantuan pangan ini disalurkan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan alokasi masing-masing 10 kilogram beras kualitas medium terstandar. Distribusi dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan dinas sosial daerah hingga ke pelosok kepulauan terpencil.

Direktur Utama Perum Bulog memastikan bahwa stok cadangan beras pemerintah di gudang-gudang logistik nasional saat ini berada dalam kondisi surplus aman, yakni mencapai lebih dari 1,9 juta ton. Pasokan ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penyaluran bantuan rutin sekaligus operasi pasar stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Pemerintah daerah diinstruksikan turut memantau kelancaran distribusi di lapangan guna mencegah keterlambatan penyaluran. Langkah intervensi stok pangan ini diharapkan efektif meredam ekspektasi inflasi pangan (volatile foods) menjelang periode libur akhir tahun.