Komitmen memperkuat layanan kesehatan primer bagi ibu dan anak di seluruh pelosok Indonesia kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menuntaskan distribusi 1.500 unit alat ultrasonografi (USG) dua dimensi portabel berstandar medis tinggi ke puskesmas di kawasan pedesaan dan kepulauan terpencil.
Berdasarkan pengumuman resmi Biro Komunikasi Kemenkes di Jakarta, penyediaan sarana USG di tingkat fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) ini bertujuan memastikan setiap ibu hamil dapat menjalani pemeriksaan kandungan minimal empat kali selama masa kehamilan tanpa harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit kabupaten.
Bersamaan dengan penyaluran alat, Kemenkes menyelenggarakan pelatihan intensif pembacaan USG dasar bagi dokter umum dan bidan puskesmas yang dimentori langsung oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG). Program pelatihan ini memastikan para tenaga medis mampu mendeteksi potensi kelainan letak plasenta, gangguan pertumbuhan janin, dan risiko komplikasi kelahiran secara dini.
Menteri Kesehatan menegaskan bahwa pemerataan alat diagnostik dasar di seluruh puskesmas merupakan salah satu kunci utama dalam mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) dan prevalensi stunting nasional menuju target Indonesia Sehat.