Pasar minyak mentah internasional bergerak dalam rentang harga yang stabil pada awal sesi perdagangan bursa komoditas Asia, Selasa pagi. Pelaku pasar menahan diri dari transaksi spekulatif besar menjelang rapat berkala aliansi produsen minyak Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) akhir pekan ini.

Melansir laporan komoditas kantor berita Reuters, minyak mentah berjangka Brent bertengger di posisi 74,80 dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di level 70,55 dolar AS per barel. Fluktuasi harga terpantau sempit setelah kenaikan moderat pada sesi perdagangan sebelumnya di New York.

Analis energi global mencatat pasar saat ini berada dalam keseimbangan dinamis antara prospek perlambatan permintaan energi di kawasan industri Eropa dengan ekspektasi bahwa OPEC+ akan memperpanjang kebijakan pemangkasan produksi sukarela hingga kuartal pertama tahun depan guna menyerap potensi kelebihan pasokan.

Selain faktor kebijakan produksi OPEC+, perhatian investor juga tertuju pada data mingguan persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat dari American Petroleum Institute (API) yang dijadwalkan rilis malam nanti.